3 Cara Efektif Memaksimalkan Social Commerce

Platform-platform media sosial teratas saat ini terus memimpin trafik dalam hal pencarian produk dan brand oleh penggunanya.

Sebanyak 30% pembeli online menyatakan mereka akan dengan senang hati melakukan pembelian lewat media sosial seperti Facebook, Pinterest, Instagram, Twitter, hingga Snapchat—baik secara organik maupun lewat iklan berbayar yang muncul dari brand di media sosial.

Dengan diperkenalkannya fitur Shop oleh Facebook dan juga Instagram, social commerce pun menjadi perbincangan hangat beberapa waktu belakangan ini.

Apa itu social commerce?

Secara definisi, social commerce adalah penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram, Snapchat, atau lainnya dalam konteks memfasilitasi transaksi secara online (di media sosial).

Dalam artikel kami yang lain, kami menyebutkan bahwa social commerce adalah praktik berbelanja langsung melalui media sosial. Tidak seperti model pemasaran media sosial secara tradisional, di social commerce tidak ada pengalihan seperti harus masuk ke halaman lain atau aplikasi lain—pengguna dapat melakukan transaksi dari awal sampai akhir di dalam platform yang sama.

Social commerce mencakup kemampuan untuk pengguna melakukan checkout di dalam aplikasi dalam setiap platform sosial yang mereka inginkan, atau bisa juga dalam bentuk kumpulan koleksi atau katalog yang dihsoting dalam jaringan sosial tersebut.

Sebagian besar dukungan social commerce saat ini tersedia melalui cara yang organik.

Namun, iklan-iklan berbayar seperti sebagian besar iklan yang berfokus pada produk-produk tertentu di e-commerce, kini mulai muncul satu per satu dalam praktik social commerce. Dengan kata lain, social commerce berbayar mulai gencar terjadi.

Tren saat ini di social commerce

Social commerce masih bersifat relatif, tetapi angka awal yang ditunjukkan produk-produk yang dipasarkan melalui social commerce sangat menjanjikan.

eMarketer melaporkan, menurut pelacak adopsi tren dari Civic Science, persentase pengguna internet yang berbelanja langsung melalui media sosial selalu meningkat setiap kuartal. Antara kuartal keempat (Q4) 2018 hingga kuartal ketiga (Q3) 2019 naik dari 13% menjadi 21%. Peningkatan tertinggi terjadi pada kuartal kedua, tidak lama setelah fitur Checkout dari Instagram diperkenalkan.

Seiring dengan semakin gencarnya platform sosial memberikan penawaran untuk mendukung interaksi di social commerce, tingkat adopsi pun kemungkinan akan meningkat dan kita akan melihat adopsi social commerce menukik tajam.

Baca Juga: Social Commerce: Mengubah Media Sosial jadi Penjualan

Untuk saat ini, pembeli rata-rata menghabiskan uang mereka lebih dari 4 juta rupiah per tahun untuk bertransaksi di social commerce, dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga dua kali lipat dalam beberapa tahun ke depan.

Keuntungan social commerce

Ada beberapa keuntungan utama dalam implementasi social commerce dari sisi brand maupun pembeli.

Dari sisi pembeli, menjelajah dan berbelanja online melalui media sosial akan mengurangi jumlah friksi yang terkait dengan proses belanja. Microsite tersebut lebih ramah untuk pengguna seluler yang umumnya akan mengarah pada peningkatan rasio konversi (conversion rates).

Mendapatkan semua kenyamanan dan kemudahan berbelanja dalam satu tempat akan membantu mengkonsolidasikan corong dan meningkatkan efisiensi dalam perjalanan pelanggan.

Berkat konsumen menyelesaikan semua proses belanja mereka di dalam satu platform media sosial, brand akan dapat dengan mudah melacak setiap titik kontak melalui piksel dan dengan demikian mereka dapat memiliki wawasan yang lebih baik mengenai semua atribusi yang ditampilkan.

Pelajaran ini akan memberikan kesadaran yang lebih besar mengenai peran yang dimainkan media sosial dalam perjalanan berbelanja pengguna sebagai konsumen.

Kelebihan lain dari social commerce adalah informasi penargetan pihak pertama yang bertumpu pada kanal sosial individu.

Memanfaatkan segmen ini di tempat di mana Anda sudah tahu konsumen Anda menghabiskan waktu memungkinkan brand untuk memanfaatkan koneksi yang sudah ada di platform. Segmen ini memberikan kemampuan bagi brand untuk meningkatkan upaya perdagangan mereka di seluruh kanal yang tersedia.

Bagaimana memulai menggunakan social commerce

Salah satu langkah awal dan paling penting dalam mengambil tempat di dunia social commerce ini adalah memastikan bahwa umpan produk Anda dioptimalkan dengan baik untuk platform sosial dibandingkan dengan platform lainnya yang juga berbasis umpan (feed).

Beberapa hal yang perlu diingat:

  • Pastikan gambar yang Anda gunakan di platform sosial memiliki ukuran yang tepat untuk setiap platform. Misalnya 500 x 500 piksel, dan seterusnya.
  • Gunakan label khusus untuk menggambarkan dengan jelas grup produk yang ingin sering ditampilkan, seperti produk terbaru atau produk terlaris.
  • Pastikan untuk menandai produk-produk yang belum dan sudah terjual secara teratur.

Yang juga penting untuk diingat adalah nuansa umpan yang dibuat dengan pertimbangan calon pelanggan akan melihatnya dari dua jenis perangkat: Desktop dan seluler.

#1 Facebook Shops dan Instagram Checkout

Platform pemimpin saat ini di era social commerce—tidak mengejutkan lagi—adalah Facebook.

Pertama-tama, mereka memperkenalkan Instagram Shopping & Checkout pada tahun lalu yang membuat mereka memimpin, lalu muncullah Facebook & Instagram Shops yang diluncurkan, semakin menegaskan kekuatan mereka.

Sementara fitur Checkout masih dalam tahap uji coba, Instagram Shopping dan Facebook Shops kini terbuka untuk hampir semua penjual dan relatif mudah untuk diatur.

Langkah pertama adalah dengan mengunggah katalog produk-produk Anda melalui Business Manager di Facebook. Setelah semua terunggah, periksa apakah Anda memenuhi syarat untuk Commerce Manager.

Di bagian inilah Anda akan memeriksa dan mengedit koleksi dan tata letak toko, selain memeriksa inventaris dan juga memeriksa fulfilment.

Satu hal penting yang harus diingat pada bagian ini, jika Anda bekerja dengan mitra agensi, pastikan bahwa Commerce Manager berada di dalam Business Manager milik brand, bukan milik agensi.

Setelah Commerce Manager selesai diatur, Anda sekarang dapat mulai membangun koleksi produk yang dapat di-feature tanpa toko.

Setelah koleksi tersebut diatur dan dipublikasikan, Anda akan dapat melacak metrik performa seperti jumlah tayangan, klik ke situs web, semuanya melalui dasbor Commerce Manager tempat Anda mengunggah konten-konten tadi.

Baca Juga: 20 Statistik Menakjubkan Social Commerce 2020

Untuk saat ini, tidak ada opsi amplifikasi berbayar yang tersedia untuk Facebook & Instagram Shops, dan produk perdagangan lainnya.

#2 Product Pins & Shopping Ads di Pinterest

Pinterest adalah tempat orang-orang menemukan inspirasi dan juga menemukan brand-brand baru—brand baru yang unik tumbuh baik di sini.

Menurut Pinterest sendiri, 83% Pinners (sebutan untuk pengguna Pinterest) melakukan pembelian di Pinterest berdasarkan konten yang mereka lihat dari brand yang diunggah di dalam platform.

Product Pins & Shopping Ads dapat meningkatkan distribusi dan membantu produk jadi menonjol di antara produk lain yang bersaing. Pinterest akan secara otomatis menampilkan iklan Anda ke pembeli yang relevan, dan mencocokkan produk Anda dengan orang-orang yang diperkirakan akan disukai oleh mereka.

Katalog Pinterest adalah cara tercepat untuk memasukkan produk Anda ke Pinterest. Setelah sumber data disetujui, secara otomatis Product Pins akan dibuat untuk setiap item dalam unggahan.

Pin produk berisikan data yang akan memberitahu peramban bahwa produk tersebut dapat dibeli. Data yang dimunculkan termasuk informasi harga, ketersediaan, judul produk, dan deskripsinya.

Setelah Product Pins diatur, cukup mudah untuk melakukan transisi ke promosi berbayar untuk pin tersebut.

Mengelompokkan produk berdasarkan kategori khusus seperti produk terbaru atau produk terlaris akan memungkinkan pembuat iklan berbasis koleksi yang lebih baik, lebih mudah, dan lebih efektif.

Jika Pinterest Shopping berada dalam radar Anda, disarankan untuk mengikuti program Verified Merchant Program. Program tersebut akan memberikan akses ke halaman khusus Toko pada halaman Anda, mirip seperti yang ada di Facebook dan Instagram, termasuk sebuah lencana yang menunjukkan status toko.

Verified Merchant Program juga akan memberikan akses lebih awal ke produk-produk atau fitur terbaru, termasuk fitur insight yang telah diperbaharui.

#3 Snapchat Collections

Snapchat baru-baru ini menguji toko dalam aplikasi (in-app stores) bersama beberapa influencer ternama, tetapi belum mengumumkannya untuk pasar yang lebih luas.

Namun, ada beberapa opsi yang tersedia bagi brand yang ingin masuk ke social commerce melalui opsi berbayar.

Iklan Snapchat Collections adalah jenis iklan berbasis komersial yang memungkinkan Anda menampilkan serangkaian produk dalam unit iklan di mana mengguna dapat men-tap untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Tidak seperti Facebook dan Instagram, di Snapchat brand dapat mengeluarkan uang untuk melakukan pendekatan social commerce yang lebih tertarget. Dan sama halnya dengan Facebook, Snapchat Collection juga membutuhkan umpan produk, yang ditempatkan di dalam Snap Ads Manager.

Setelah gambar-gambar dimuat, iklan dapat dibuat di bagian Creative Library yang ada di dalam platform. Di sana, Anda dapat mengunggah gambar atau video dan dapat memilih produk mana yang ingin ditampilkan dan diterbitkan untuk digunakan di dalam iklan.

Anda juga dapat menggunakan umpan produk untuk iklan dinamis Snapchat.


Satu hal yang bisa dipastikan adalah, social commerce akan terus menjadi pemain utama dalam ruang perdagangan digital selama bertahun-tahun yang akan datang mengingat pengguna internet terbanyak saat ini mengakses media sosial paling banyak dan dalam jangka waktu paling lama.

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions