Marketing Nostalgia: Menengok Masa Lalu Berkesan

Anda mungkin familier dengan produk-produk seperti kamera polaroid, vinyl atau piringan hitam, dan kacamata kecil yang sempat viral di film-film zaman dahulu. Jika Anda perhatikan lagi, benda-benda tersebut sebenarnya adalah benda yang sempat populer pada tahun 80-an, dan sekarang muncul dan populer kembali dengan label “retro”.

Kehadiran benda-benda tersebut semakin menguatkan nilai-nilai dari marketing nostalgia.

Terlepas dari apakah Anda adalah generasi milenial yang ingin menghidupkan kembali fashion tahun 80-90-an, atau orang tua yang ingin menjadikan fashion di masa lalu sebagai kenangan, nostalgia memiliki sesuatu yang istimewa yang ditawarkan kepada semua kelompok pelanggan—dan itulah mengapa marketing nostalgia menjadi salah satu taktik pemasaran yang ampuh.

Melompat ke masa lalu

Marketing nostalgia—disadari atau tidak—sudah diadaptasi oleh brand di hampir semua industri. Dengan memanfaatkan kenangan dari budaya positif dari satu dekade sebelumnya, perusahaan dapat mendorong energi ke dalam kampanye modern dan membangun kepercayaan baru untuk ide dan brand.

Kampanye-kampanye seperti ini memungkinkan perusahaan dari berbagai usia dan latar belakang untuk menautkan tujuan brand mereka dengan ide-ide lama untuk membangkitkan perasaan aman, nyaman, dan keterlibatan di dalam audiensi mereka.

Namun, hal apa yang membuat marketing nostalgia sebegitu berhasilnya?

Science Daily melaporkan, ketika orang-orang merasa bernostalgia, mereka akan lebih cenderung menghabiskan lebih banyak uang. Ketika seseorang memiliki tingkat keterhubungan sosial yang tinggi dan merasa bahwa keinginan dan kebutuhan mereka dapat dicapai melalui bantuan orang lain, kemampuan mereka untuk memprioritaskan dan menjaga kendali atas uang mereka menjadi kurang mendesak. Cara ini secara alami menyempurnakan taktik penjualan dan pemasaran.

Sekarang, coba kita tengok empat perusahaan yang sudah memanfaatkan marketing nostalgia sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan dan brand awareness selama satu dekade terakhir.

General Mills

Tahun 2011 silam, General Mills bekerja sama dengan Target untuk memperkenalkan kotak sereal bertema retro di toko mereka. Perusahaan sereal tersebut merilis kotak dengan desain edisi terbatas untuk beberapa produk sereal mereka yang ikonik, membuat ulang kemasan asli dari tahun-tahun peluncurannya. Dan, seperti yang sudah diekspektasikan: Hasil penjualannya cukup mencengangkan.

Rencana dari General Mills bukanlah untuk memberitahu seberapa dekat mereka dengan pelanggannya, melainkan untuk memberikan kesempatan bagi orang-orang tua untuk membagikan memori indah masa lalu mereka kepada anak-anaknya.

Kampanye tersebut akhirnya berubah menjadi kampanye tahunan, di mana penjualan meningkat dua kali lipat pada tahun pertamanya.

Adobe

Terlepas dari apakah Anda hidup pada sekitar tahun 1980-an untuk menyaksikan kecerdasan seorang Bob Ross, Anda pasti akan tahu siapa dia sebenarnya ketika tiba-tiba popularitasnya muncul lagi pada sekitar tahun 2016.

Adobe mendadak diempas meme Bob Ross dan mereka memanfaatkan kemunculan kembali artis ikonik tersebut, lalu membuat sebuah video tutorial untuk mempromosikan aplikasi “Adobe Sketch Pro” untuk iPad Pro.

Tidak hanya mengaplikasikan marketing nostalgia untuk mempromosikan aplikasi baru Adobe, kampanye ini juga memanfaatkan tren yang sedang populer pada masa itu. Tonton videonya di sini. Orang-orang “dikagetkan” dengan konten yang membuat mereka merasa bernostalgia dan melewatkan masa-masa indah lewat sebuah video berdurasi kurang dari empat menit saja.

Swiffer

Sekarang, brand tidak butuh hanya visual untuk membuat branding tentang marketing nostalgia atau untuk membangkitkan perasaan nostalgia. Musik juga adalah salah satu cara yang mudah dan lugas untuk menanamkan perasaan nyaman dan bahagia pada pendengar atau audiens.

Salah satu kampanye paling mengesankan adalah kampanye dari Swiffer yang memanfaatkan lagu Baby Come Back yang hits pada awal tahun 80-an. Humor dan nostalgia sangat mencolok di dalam kampanye ini, memberikan kesempatan bagi penonton untuk mengenang masa lalu dengan cara yang mengharukan, dan membantu mempromosikan brand dengan cara yang nyaman.

Apple

Ketika Apple memperkenalkan iPhone 6s, mereka menggunakan karakter yang lebih nostalgic—Cookie Monster.

Karakter yang memiliki gigi manis dan menjadi karakter favorit semua orang itu menghiasi layar dan menunjukkan betapa sederhananya menggunakan fitur Siri pada produk Apple.

Baik dari sisi visual maupun auditori, marketing nostalgia dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk kampanye. Dan, cara ini sering kali menyentuh hati audiens dari berbagai usia, mempromosikan perasan kuat dan positif kepada brand.

Memanfaatkan marketing nostalgia dalam strategi pemasaran bisa jadi langkah cerdas untuk membantu brand beresonansi dengan audiens yang lebih luas lagi. Ketika Anda mempertimbangkan untuk menambahkan nostalgia ke dalam strategi marketing Anda ke depannya, pastikan bahwa srategi tersebut baik untuk brand Anda. hubungi agensi marketing seperti StarNgage untuk berkonsultasi apakah strategi tersebut cocok untuk brand Anda atau tidak.

Mari bekerja sama!

Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang StarNgage, alat kami, dan layanan influencer marketing kami?

Di atas hanyalah contoh bagaimana marketing nostalgia dimanfaatkan oleh brand-brand dari lintas industri, dari industri makanan hingga teknologi dan bagaimana strategi tersebut mampu menjangkau banyak tingkatan kalangan, sekaligus membuka peluang untuk menjangkau audiens baru dari tempat yang tidak pernah Anda duga sebelumnya.

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions