Dampak COVID-19 terhadap Marketing Media Sosial

Para pemasar di media sosial harus bergerak cepat untuk menyesuaikan dan beradaptasi terhadap dampak dari COVID-19.

Mengoptimalkan anggaran (seringnya dikurangi) dan mencoba strategi konten baru untuk tetap terhubung dengan pelanggan yang sedang menjalani isolasi atau sedang menjalani penerapan aturan lockdown adalah salah satu tujuan yang harus dicapai oleh pemasar dalam masa pandemi ini.

Setelah berjalan setahun dalam ketidakpastian, sekarang mungkin adalah saatnya untuk melihat fakta. Jadi, kami telah mengumpulkan statistik paling menarik dari berbagi studi yang telah masuk dari berbagai sumber, dan berikut adalah temuan dari tiap-tiap studi—beserta peluang yang diberikan kepada pemasar yang dapat dimanfaatkan untuk meraih audien baru—atau audiens lama untuk kembali.

Waktu yang dihabiskan di media sosial semakin meningkat

Adanya kebijakan PSBB (Pembatasan Seosial Berskala Besar) dan aturan sejenis telah membuat orang-orang mencari cara lain untuk tetap terkoneksi, dan salah satu caranya adalah memanfaatkan ponsel pintar dan berselancar di media sosial.

Penggunaan media sosial terus meningkat tajam, terutama sejak dimulainya pandemi, dan unduhan media sosial seperti Instagram dan TikTok juga ikut menukik tajam—dibarengi dengan terus hadirnya konten segara seperti Instagram Live dan video TikTok.

  • Secara global, penggunaan perangkat seluler meningkat rata-rata 1 jam per hari selama pandemi COVID-19. Sumber: Ericsson Mobility Report.
  • Dua per tiga pelanggan yang mengikuti influencer di media sosial mengaku bahwa mereka akan tetap menggunakan media sosial meskipun kebijakan PSBB atau lockdown sudah dicabut atau dilonggarkan. Sumber: Global Web Index.
  • Sebanyak 10% pelanggan yang mengikuti influencer di media sosial di AS mulai menggunakan TikTok untuk mengikuti influencer selama pecahnya kejadian luar biasa ini, dan angka ini meningkat hingga 17% di Inggris Raya. Sumber: Global Web Index.

Peluang untuk pemasar: Orang-orang menghabiskan waktu di media sosial untuk mencari hiburan dan merasakan rasa terkoneksi atau perasaan terhubung yang tidak bisa mereka dapatkan di dunia nyata. Sadari hal ini dan buatlah sesuatu yang menjadi motivasi ke dalam konten media sosial untuk memberikan nilai pada pelanggan secara online, sekaligus memberikan mereka pengalaman yang tidak membuat mereka menyesal menghabiskan waktu di sana!

Baca Juga: Strategi Digital di Tengah Pandemi Covid-19

Keterlibatan iklan terus meningkat

Kini, kita semua lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan teman secara online, tetapi juga menghabiskan cukup banyak waktu dengan konten iklan dan influencer.

Sementara beberapa brand banyak yang menunda dan membatalkan kampanye karena adanya kebijakan lockdown, di sisi lain brand-brand lain juga ada yang melihat hal tersebut sebagai sebuah peluang karena kompetitor jadi berkurang. Logikanya, dengan lebih sedikit iklan yang muncul, berarti mereka dapat menghasilkan tingkat keterlibatan yang kuat.

  • Keterlibatan iklan di perangkat seluler meningkat 15% selama pandemi. Sumber: Mobile Marketer.
  • Interaksi dengan postingan bersponsor mencapai 57 juta pada bulan Juli 2020, meningkat 5 kali lipat dibandingkan dengan pada bulan Maret tahun yang sama. Sumber: Research by Shareablee.

Peluang bagi pemasar: Manfaatkan peningkatan keterlibatan ini dengan menampilkan ajakan bertindak yang jelas pada postingan bersponsor dan iklan-iklan lain di media sosial. Selain itu, manfaatkan fitur-fitur seperti shoppable tag untuk meningkatkan konversi.

Meledaknya online shop

Oleh karena banyaknya toko fisik yang tutup dalam rangka PSBB dan orang-orang membatasi bertemu dengan orang asing, pembeli akhirnya mengalihkan belanja mereka ke online shop.

  • Pemesanan di e-commerce naik 108% year-on-year pada Februari. Sumber: Quantum Metric.
  • Pada bulan Mei di Indonesia, 55% konsumen mengatakan mereka semakin banyak melakukan pembelian secara online. Sumber: Statista.

Peluang bagi pemasar: Dengan semakin meningkatnya pelanggan yang menggunakan platform online untuk belanja, friksi pun semakin menurun dalam perjalanan berbelanja. Pelanggan pun kini semakin terbantu dengan hadirnya fitur seperti Instagram Shopping yang memberikan peluang bagi pemasar untuk mendorong konversi lebih tinggi lagi—selangkah lebih maju dan memungkinkan pengguna melakukan pembelian tanpa harus meninggalkan aplikasi.

Influencer membangun koneksi yang lebih dalam

Para pengguna media sosial semakin banyak menghabiskan waktu dengan konten influencer karena menemukan nilai yang menurut mereka berharga. Sementara brand bekerja keras dalam membangun empati pada pelanggan dalam hubungan dengan pandemi, influencer sudah menjalaninya—dalam membagikan aktivitas keseharian, dan para pengikut teridentifikasi dengan pengalaman bersama mereka.

  • 1 dari 4 Gen Z mengaku kreator di media sosial membantu memengaruhi rencana mereka setelah pandemi berakhir. Sumber: Global Web Index.
  • 96% konsumen yang mengikuti influencer mengatakan bahwa mereka terlibat dengan kreator lebih banyak atau pada tingkat yang sama dibandingkan dengan sebelum terjadinya pandemi. Sumber: Global Web Index and Influencer.
  • Dari konsumen di AS dan Inggris yang mengikut influencer di media sosial, 72% menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial sejak pandemi. Sementara 64% responden cenderung tetap akan menggunakan media sosial bahkan setelah aturan PSBB dicabut ataupun setelah pandemi berakhir. Sumber: Global Web Index and Influencer.

Peluang bagi pemasar: Menjadi selaras dengan influencer adalah cara terbaik bagi sebuah brand untuk memanusiakan diri sendiri. Konten dari influencer itu autentik—terutama selama masa pandemi, beresonansi dengan audiens, dan melalui kerja sama yang juga autentik akan dapat menciptakan kembali hubungan yang erat.

Baca Juga: 3 Strategi Marketing Instagram di Tengah Pandemi

Penutup

Masa pandemi seperti ini memang tidak ada yang pasti—terutama tentang kapan selesainya. Namun, kita dapat mencoba banyak hal, termasuk bagaimana cara meraih pelanggan baru dan bagaimana mempertahankan pelanggan yang sudah ada.

Beberapa tips singkat berikut ini bisa jadi penutup yang dapat dicoba:

  • Tetap berkomunikasi dengan pelanggan, dan selalu ingat untuk melakukan evaluasi dalam apa yang Anda lakukan, dan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang.
  • Gunakan influencer untuk membantu membangun koneksi. Cara ini juga akan membantu menjangkau audiens baru yang berasal dari pengikut influencer yang Anda ajak berkolaborasi.
  • Lakukan trial and error, jangkau pelanggan untuk mengetahui mana yang bekerja dengan baik dan mana yang tidak.
  • Gunakan waktu seperti ini (pandemi) untuk berinvestasi pada media berbayar seperti StarNgage (yang lebih hemat biaya dari biasanya) untuk memperkuat pesan yang Anda ingin sampaikan pada pelanggan dan calon pelanggan.

Pada akhirnya, pandemi COVID-19 mengajarkan bahwa brand dan bisnis harus siap dan mampu beradaptasi dalam kondisi apa pun. Dibutuhkan inovasi dan komitmen untuk bisa selangkah di depan kompetitor, dan dengan mitra yang tepat, semua itu dapat dicapai.

Gunakan alat marketing seperti StarNgage untuk menjangkau pelanggan baru potensial dan audiens yang lebih luas dengan influencer yang tepat bagi brand Anda.

Mari bekerja sama!

Tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang StarNgage, alat kami, dan layanan influencer marketing kami?

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions