Kunci konten:
- Instagram Reels, dibuat oleh Facebook untuk menjadi kompetitor TikTok diluncurukan pada Agusuts 2020 lalu di Amerika Serikat.
- Reels memiliki format konten baru di Instagram yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan membagikan konten video pendek kepada pengikut di Feed khusus yang bisa ditemukan di halaman Explore.
- Peluncuran Reels dikarenakan masa depan TikTok di Amerika Serikat yang belum memiliki kepastian akibat perseteruan dengan Donald Trump yang akan melarang aplikasi tersebut karena alasan keamanan nasional.
Facebook akhirnya mencoba berkompetisi dengan TikTok dengan meluncurkan fitur baru bernama Reels di Instagram—platform yang mereka miliki—pada Agustus 2020 lalu, dimulai di Amerika Serikat.
Instagram Reels memungkinkan pengguna merekam dan mengedit video singkat dengan tambahan elemen musik atau audio latar belakang—sesuatu yang sudah tidak lazim lagi di TikTok. Facebook memperkenalkan Reels di luar Amerika Serikat dengan mulai dari Brasil, lalu secara bertahap ke negara lainnya seperti Prancis, Jerman, dan India.
Debut Instagram Reels di Amerika Serikat ini ditengarai oleh perseteruan dengan mantan presiden Donald Trump yang “mengancam” akan menangguhkan atau bahkan memblokir penggunaan TikTok di Amerika Serikat. Meski hingga kini belum ada kepastian apakah TikTok di Amerika Serikat jadi diblokir atau tidak, para pengguna di sana—yang jumlahnya masif—mulai panik dan mencari alternatif yang serupa jika sewaktu-waktu hal tersebut benar terjadi.
ByteDance sendiri selaku perusahaan induk dari TikTok sedang berupaya mencari solusi dengan menjual TikTok (khusus pasar di Amerika Serikat) ke perusahaan yang berasal dari AS untuk mengakali regulasi. Sejauh ini banyak spekulasi beredar tentang siapa pembelinya, tetapi Microsoft adalah yang paling potensial.
Sejauh ini, Instagram Reels baru bisa digunakan di beberapa negara dan fiturnya masih terbatas. Dan, berikut adalah segala hal tentang Instagram Reels yang kami tahu, yang akan kami bagikan untuk Anda:
Bagaimana membuat Instagram Reels?
Instagram mengatakan, membuat Instagram Reels akan hampir sama dengan membuat Stories. Sedangkan fitur-fitur dan cara membuatnya sama seperti yang ada di TikTok, tetapi Instagram sendiri mengaku hasilnya akan jauh lebih baik dan proses pembuatannya akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari platform sejenis—dalam hal ini, TikTok.
Bagaimana membedakan konten Reels dengan video atau IGTV?
Perhatikan gambar di bawah ini

Di bagian kiri bawah video akan ada ikon yang sama sekali berbeda dengan ikon di Instagram yang Anda lihat sejauh ini—itu adalah Reels.
Bagaimana penampakan video Reels di Instagram?

Penampakan Instagram Reels mirip dengan TikTok di mana pengguna bisa memberikan suka, komentar, dan mengklik untuk melihat musik audio apa yang dipasang di latar belakang video yang sedang diputar. Sementara itu, belum jelas apakah untuk menonton video selanjutnya harus menekan tombol “kembali” dan memilih video lainnya, atau bisa digulirkan ke atas dan ke bawah sebagaimana yang bisa dilakukan di TikTok—For You.
Apakah ada Feed khusus untuk Instagram Reels?
Ada.
Di profil, pengguna yang pernah mengunggah Reels akan menemukan tab baru di samping postingan Feed, di antara IGTV, ditandai, stiker, dan tab lainnya.

Kapan Instagram Reels bisa diakses di seluruh dunia?
Sejauh ini, Instagram Reels sudah tersedia di negara-negara Amerika, Eropa, bahkan Australia dan akan tersedia di lebih dari 50 negara di seluruh dunia dalam waktu dekat ini. Sayangnya, Indonesia belum termasuk ke dalam negara tersebut dan masih harus menunggu beberapa waktu untuk dapat menikmati Instagram Reels.
Perbedaan antara Instagram Reels dengan TikTok
Sebagai permulaan, Instagram membatasi durasi Reels hingga maksimal 15 detik, sementara pada awal 2020 kemarin TikTok baru saja menambahkan durasi video yang bisa diunggah ke TikTok hingga maksimal 60 detik atau satu menit.
Sementara TikTok sudah meningkatkan kerja sama dalam hal hak cipta musik latar belakang yang menjadi ciri khas platform ini, Facebook kemungkinan besar juga akan melakukan hal yang sama untuk memastikan tidak ada masalah terkait hak cipta di kemudian hari yang dapat memengaruhi keputusan pengguna.
Shah, Head of Product dari Instagram mengatakan bahwa Reels akan berbeda dari TikTok. Perbedaan paling mencolok, kata dia, adalah Instagram Reels akan memberikan pengalaman menggunakan teknologi Augmented Reality paling mutakhir, dan menawarkan cara baru membuat video pendek yang ringkas langsung di dalam aplikasi Instagram—tempat yang pengguna sudah tahu, dan cintai.
Akankah Instagram Reels menjadi ancaman TikTok?
Hanya dalam beberapa tahun sejak diperkenalkan pertama kali, TikTok kini menjelma menjadi budaya baru dan tempat untuk melakukan interaksi sosial—terutama di kalangan generasi Z.
Aplikasi TikTok sudah diunduh hingga lebih dari 2.3 miliar kali di seluruh dunia, semua itu berkat banyaknya inovasi yang membuat video-video di TikTok menjadi viral di berbagai belahan dunia. Salah satu jenis video yang paling sering viral di TikTok adalah video Challenge/Tantangan. Tren itu kemudian diikuti dengan video-video lip-sync, dance, hingga video komedi.
Melakukan debut di Amerika Serikat pada tahun 2018 silam, TikTok kini memiliki basis pengguna hingga lebih dari 100 juta untuk pasar Amerika Serikat saja, dan pengguna paling banyak didominasi oleh usia muda—termasuk menarik pengguna yang sebelumnya menggunakan Instagram.
Namun, tahukah Anda bahwa ini bukan pertama kalinya Facebook melakukan percobaan untuk menyaingi TikTok. Pada 2018 lalu Facebook pernah meluncurkan aplikasi bernama Lasso untuk berkompetisi langsung dengan TikTok yang saat itu sedang jadi raja di media sosial. Hasilnya? Lasso meraih kurang dari 600 ribu unduhan dan kini sudah ditarik dari peredaran. Facebook kini menjatuhkan fokus pada Instagram Reels untuk menjadi saingan utama TikTok.
Apa yang perlu diwaspadai dari Instagram Reels?
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Facebook terkenal sering “menyalin” fitur dari kompetitor untuk mereka taruh ke platform mereka sendiri. Sebagai contoh, Facebook meniru fitur-fitur yang ada di Snapchat dan menaruhnya di tempat baru bernama Instagram Stories. Hasilnya? Instagram Stories sekarang jauh lebih populer daripada Snapchat.
Melihat kenyataan itu, nampaknya TikTok perlu berhati-hati dalam mengambil langkah dan mewaspadai pergerakan Instagram dan Facebook agar tidak berakhir seperti Snapchat.
Sekarang, menurut Anda apakah Facebook atau Instagram benar menjiplak TikTok?
Give your Opinions