Akankah Social Commerce Menguasai Social Media?

Social commerce adalah hal besar berikutnya yang sebaiknya dilirik dan dimanfaatkan dengan baik oleh brand dan bisnis. Keuntungan apa saja yang ditawarkan oleh media sosial? Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana beberapa platform media sosial dapat bertransformasi menjadi social commerce.

Bisnis terus mencari tahu apa yang akan terjadi di media sosial pada tahun 2020. Memang sulit untuk meramalkan apa yang terjadi di masa depan nanti, terutama jika melihat tren yang berubah begitu cepat setiap waktunya.

Namun, jika mau meluangkan waktu sedikit untuk mengintip data statistik terkait tren yang sedang terjadi beberapa waktu terakhir, Anda akan dapat melihat beberapa tanda. Akan butuh sedikit usaha untuk membuka kunci petunjuk dan mengetahui ke mana arahnya.

Salah satu yang menjadi tren yang banyak dilirik saat ini adalah Social Commerce. Bisnis dapat memperoleh hasil yang maksimal dan menghasilkan hasil yang luar biasa. Harapannya, pada tahun 2020 ini akan memberikan dampak yang lebih signifikan.

Apa itu social commerce?

Social commerce mengacu pada penjualan produk langsung secara online melalui platform media sosial.

Meski demikian, social commerce berbeda dengan social media marketing. Dalam hal ini, bisnis sedang mencoba mendorong trafik rujukan ke toko online atatu situs web mereka melalu media sosial.

Perilaku konsumen di media sosial

Berbicara soal tren terkini dalam perilaku konsumen, maka pasti Anda sudah menyadari bahwa orang-orang kini lebih banyak menghabiskan waktu mereka secara online. Oleh karena itu, tidak dapat disangkal bahwa ponsel dan media sosial menjadi sumber utama dalam penemuan produk dan konsumsi konten.

Berikut ini adalah beberapa hasil pengamatan yang dibuat berdasarkan statistik perilaku konsumen:

  • Waktu yang dihabiskan pengguna perangkat seluler diperkirakan lebih banyak daripada waktu yang dihabiskan orang di televisi.
  • Penjualan melalui messenger di media sosial berhasil mengungguli email marketing yang sudah ada sejak lama. Messenger menghasilkan lebih banyak klik daripada sebelumnya.
  • Hampir 30% dari total konsumen online mengatakan bahwa mereka lebih suka membeli barang langsung dari platform media sosial seperti Snapchat, Facebook, Instagram, LinkedIn, dll.
  • Toko online menghasilkan lebih banyak trafik rujukan dari media sosial, dan tumbuh hingga 100% dalam dua tahun terakhir. Angka yang sangat besar, dan berhasil mengubah cara berbelanja orang-orang pada era digital saat ini. Pertumbuhan ini jauh lebih besar daripada yang terjadi di kanal mana pun.

Seperti apa social commerce di platform media sosial yang berbeda?

Pada tahap ini, anggap Anda telah familier dengan platform media sosial teratas seperti Facebook, Instagram, Pinterest, dan sebagainya. Anda tentu saja juga ada di paling tidak salah satu platform yang disebutkan tersebut, jadi kami asumsikan bahwa Anda sudah bahwa orang-orang mulai berbelanja langsung di media sosial.

Menurut data Facebook, 70% pembeli online mengatakan bahwa mereka lebih suka melihat-lihat di Instagram ketika sedang mengincar sebuah produk untuk dibeli. Barangkali, ini juga alasan mengapa Instagram adalah salah satu platform yang memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan aman sekaligus.

Brand-brand besar pun mendapatkan keuntungan dari hal tersebut. Dengan fitur Checkout terbaru dari Instagram, Anda dapat melihat-lihat produk yang Anda sukai di sana, dan membelinya langsung jika tertarik tanpa harus keluar dari aplikasi sedikit pun.

Facebook sendiri telah mengambil langkah besar menuju social commerce dengan bantuan Messenger dan toko-toko yang ada di Facebook Page. Orang-orang senang melihat-lihat di sana dan membeli langsung karena hanya butuh beberapa langkah sederhana untuk berbelanja.

Di Pinterest, ada kekuatan yang cukup luar biasa jika membahas soal social commerce. Sejak tahun 2015 lalu, Pinterest menyematkan fitur pin yang dapat dibeli (pin adalah istilah umum dan populer di kalangan pengguna Pinterest). Dan sejak fitur tersebut diluncurkan, platform berbagi gambar ini terus memperkenalkan dan menawarkan fitur-fitur yang mendukung eCommerce.

Bagaimana dengan bisnis dan brand?

Tentu saja bisnis dan brand juga dapat membuka toko online mereka di media sosial. Untuk memulai, Anda dapat memulai dengan mengeklik templat belanja yang disediakan. Prosesnya hanya akan berlangsung dalam beberapa langkah dan dengan cara yang cukup mudah sampai toko jadi dan siap mendulang keuntungan penjualan baru di media sosial.

Kemampuan platform sosial saat ini banyak difokuskan untuk keperluan social commerce sehingga brand dan bisnis akan cenderung lebih dimudahkan untuk menjangkau pelanggan baru, tanpa mengecilkan kekuatan yang berasal dari calon pelanggan itu sendiri.

Dengan fakta-fakta tersebut, kami meyakini bahwa social commerce akan menjadi salah satu tren yang akan menguasi media sosial pada tahun 2020 ini, dan akan bertahan untuk beberapa tahun mendatang.

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions