Jika bicara soal Facebook, mungkin yang terlintas di kepala Anda adalah sebuah platform media sosial tempat orang-orang membuat status dengan teks atau beberapa gambar. Namun, sejatinya Facebook sudah berkembang lebih jauh dari itu.
Sekarang, jika Anda kembali ke Facebook dan mau mendalaminya, ternyata Facebook bisa menjadi salah satu platform yang cukup diminati pemasar untuk menumbuhkan bisnis lewat iklan video. Dan, pada artikel berikut ini kami akan menunjukkan statistik yang akan membuat Anda berpikir dua kali untuk tidak menggunakan iklan video di Facebook untuk bisnis Anda—terutama jika Anda adalah pemasar atau brand.
Jika dipelajari dengan saksama, video marketing Facebook akan mampu membantu bisnis Anda terlihat menonjol di antara para pesaing.
Statistik Umum Video di Facebook
Untuk membantu meningkatkan kehadiran perusahaan Anda secara online, Anda tentu saja harus mengetahui tren terbaru di dalam industri—termasuk platformnya. Dengan mengetahui statistik ini, Anda akan terbantu ketika ingin merencanakan atau mengembangkan strategi marketing, termasuk iklan video Facebook.
#1 Tampilan video di Facebook setiap hari melebihi 4 miliar
Ya, video Facebook menghasilkan tampilan lebih dari 4 miliar setiap harinya. Dan, angka ini sudah cukup untuk menyaingi YouTube yang memiliki rata-rata tampilan 5 miliar tiap harinya. Satu hal yang perlu dicatat: video bukanlah fokus utama Facebook bila dibandingkan dengan YouTube ataupun TikTok yang sedang naik daun.
#2 Klik untuk video 59,3% lebih besar dibandingkan gambar
Beriklan di Facebook bisa sangat menguntungkan karena dibantu dengan trafik yang organik. Video iklan di Facebook membantu meningkatkan jangkauan secara signifikan, dan mampu menghasilkan 59,3% klik lebih banyak dibandingkan dengan gambar.
Jadi, jika Anda ingin meningkatkan trafik secara online, cobalah untuk memanfaatkan kekuatan video alih-alih hanya gambar.
#3 Sekitar 500 juta orang menonton video di Facebook tiap hari
Ini adalah salah satu angka mengesankan berikutnya dari Facebook. Angka ini melebihi rata-rata pengguna harian YouTube yang notabene dikenal sebagai platform yang fokus utamanya memang video.
Jadi, dengan 500 juta rata-rata orang yang menonton di Facebook setiap harinya, Anda sangat bisa memanfaatkan video di Facebook untuk menjangkau pemirsa secara global.
#4 Satu dari lima video di Facebook adalah siaran langsung
Facebook Live adalah salah satu fitur yang tak disangka-sangka akan mendapat sambutan baik dari para pengguna Facebook, baik pengguna yang sudah terbiasa melakukan siarang langsung di platform lain, maupun pengguna biasa yang tidak memiliki basis penggemar layaknya influencer.
Statistik Facebook Live menunjukkan bahwa video siaran langsung menyumbang sekitar 20% dari total konten video yang ada di Facebook.
#5 Sebanyak 98% dari total tampilan video Facebook berasal dari ponsel
Statistik menunjukkan bahwa 98% pengguna mengakses Facebook lewat ponsel mereka. Jadi, video-video yang mendukung format ponsel akan sangat membantu. Bisnis dan pemasar juga pada akhirnya dituntut untuk memprioritaskan video iklan Facebook yang dioptimalkan untuk perangkat ponsel.
Statistik Video Facebook untuk Bisnis
Di atas adalah statistik secara umum tentang bagaimana video Facebook mampu memberikan dampak yang signifikan. Sekarang, kita akan mulai masuk ke ranah bisnis—bagaimana video mampu membantu meningkatkan bisnis Anda di Facebook.
#6 Pendapatan dari iklan video di Facebook secara global diperkirakan mencapai $9,6 miliar pada 2021
Pada tahun 2015, pendapatan Facebook dari video iklan adalah sekitar $674 juta. Pada tahun 2018, jumlah tersebut meningkat hingga tujuh kali lipat menjadi $4,4 miliar. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mendekati angka $10 miliar pada tahun 2021.
#7 Sebanyak 83% pemasar di AS percaya video Facebook dapat mendorong penjualan lebih banyak
Para pemasar di Facebook dengan percaya diri mengatakan video iklan di Facebook mampu mendorong trafik yang cukup signifikan: keterlibatan (engagement) 86%, mendorong penonton 87%, dan pembelian 83%.
#8 Video Facebook yang dioptimalkan untuk ponsel menghasilkan 67% brand awareness lebih tinggi
Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebagian besar pengguna Facebook mengakses lewat ponsel. Jadi, video yang dioptimalkan untuk ponsel akan menarik atensi dan keterlibatan yang jauh lebih besar.
Satu hal yang perlu dicatat adalah pastikan video yang Anda buat sudah mampu menarik atensi sejak 3 detik pertama untuk memastikan penonton menonton video Anda hingga habis.
#9 Sebanyak 71% konsumen mengaku iklan video di Facebook relevan
Selama bertahun-tahun, penargetan iklan di Facebook meningkat secara signifikan dan mampu memberikan penontonnya konten yang cukup relevan. Hal ini dikarenakan alat pengukuran Facebook yang juga terus diperbarui dari tahun ke tahun.
Hal terbaik dari fakta ini adalah semakin banyak pemasar yang mampu mencapai ROI jika beriklan menggunakan video di Facebook—dengan cara yang tepat.
Statistik Perilaku Pengguna Facebook
#10 Sebanyak 85% pengguna Facebook menonton video tanpa suara
Ini adalah fakta yang cukup mengejutkan, tetapi benar adanya. Sebanyak 85% pengguna Facebook menonton video tanpa suara. Jadi, sangat penting bagi pemasar atau pengiklan untuk menyertakan subtitle atau teks pada setiap video yang mereka unggah agar memberikan hasil maksimal.
#11 Pengguna Facebook lebih suka video berdurasi 15 detik
Video pendek (atau sangat pendek) adalah jenis video yang paling disukai pengguna Facebook. Artinya, isi video benar-benar hanya informasi yang ingin disampaikan jika itu adalah video iklan. Ini adalah tantangan tersendiri bagi pengiklan, sekaligus menjadi senjata pamungkas karena dapat menghemat banyak sekali waktu pengguna dan pada sisi lain pesan brand tetap tersampaikan dengan baik.
Catatan: video pendek juga kini semakin populer di platform sejenis seperti YouTube, Instagram, hingga TikTok.
#12 Orang-orang melihat video lebih lama daripada postingan gambar
Pengguna Facebook menganggap konten jenis video lebih menarik dibandingkan dengan jenis konten lainnya. Ini adalah salah satu alasan mengapa fitur seperti Facebook Live bisa jadi sangat populer. Jadi, jika Anda ingin menghasilkan keterlibatan yang lebih tinggi, buatlah video.
#13 Sebanyak 62% pengguna Facebook semakin tertarik dengan sebuah produk atau layanan setelah melihatnya di Stories
Masih dari sumber data pada poin sebelumnya, Facebook Stories rupanya juga mampu memberikan dampak yang signifikan pada penjualan. Pengguna mengaku, dengan melihat produk atau layanan muncul di iklan Stories mereka dalam bentuk video, mereka menjadi semakin tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.
Jenis Video Terbaik untuk Facebook
#14 Video Facebook Live ditonton 3x lebih lama
Statistik ini menunjukkan bahwa pengguna lebih menikmati video siaran langsung daripada video yang direkam lebih dulu lalu diunggah. Selain itu, Facebook Live juga menghasilkan interaksi lebih banyak daripada jenis video tradisional.
#15 Video vertikal mampu menghasilkan hingga 79% lebih banyak penonton
Video vertikal yang berarti dioptimalkan untuk ponsel mampu meningkatkan durasi menonton. Jadi, tinggal bagaimana Anda membuat video yang menarik sejak detik pertama agar penonton mau menonton video Anda hingga akhir—setelah mengetahui format terbaik.
#16 Tiga detik pertama video Facebook menghasilkan 47% dari total nilai kampanye
Nilai di atas berarti meski video tidak ditonton hingga selesai, Anda tetap mendapatkan keuntungan karena tiga detik pertama sudah mencakup brand awareness, meninggalkan kesan di ingatan, dan kemungkinan pembelian.
#17 Video iklan dengan durasi lebih dari 15 detik cenderung diabaikan
Berdasarkan laporan dari Facebook sendiri, penonton tidak begitu suka video iklan yang durasinya terlalu panjang. Itulah mengapa Facebook juga membatasi iklan in-stream dengan durasi maksimal 15 detik. Selain itu, iklan juga dapat disematkan di dalam iklan yang berdurasi sekitar 3 menit.
Statistik Performa Video Facebook
Dengan melihat statistik ini, Anda dapat mengusahakan bagaimana mendapat profit lebih banyak lewat iklan.
#18 Video Facebook yang memiliki subtitle teks ditonton 12% lebih lama
Seperti yang juga sudah disebutkan di atas, banyak orang menonton video di Facebook tanpa suara. Jadi, jika mereka tidak bisa membaca apa yang dikatakan oleh orang di dalam video, mereka bisa saja melewati video tersebut tanpa peduli kualitas atau pesan yang disampaikan.
Dengan menyertakan teks dalam video, penonton bisa mengetahui isi video meski tanpa suara, dan berpotensi menonton hingga habis jika video memang benar-benar menarik.
#19 Iklan TV 20x lebih mahal dari iklan Facebook
Ya, tentu saja TV adalah salah satu pilihan umum bagi brand besar untuk menjalankan kampanye. Statistik juga menunjukkan bahwa pemasar menghabiskan 20 kali lebih banyak uang untuk beriklan di TV dibandingkan Facebook. Namun, menariknya adalah jangkauannya hanya dua kali lebih banyak daripada Facebook. Artinya, jika Anda ingin menghemat biaya dengan tetap menjangkau audiens yang luas, gunakan iklan video di Facebook saja.
#20 CTA yang ditempatkan di tengah video menghasilkan 16.95% lebih banyak rasio konversi
Sementara itu, CTA di depan video menghasilkan rasio konversi sebanyak 3,15%, dan 10.98% jika ditaruh pada akhir video.
Kesimpulan
Statistik di atas menunjukkan bahwa Facebook adalah satu platform iklan video yang menjadi pemimpin. Saingannya bahkan adalah YouTube yang dikenal sebagai platform video, dan TV yang sejak dulu dikenal efektif untuk konten video tradisional.
Dengan adanya statisik ini, kami harap Anda bisa lebih bijak dalam memilih platform mana yang sebaiknya Anda gunakan untuk menghabiskan dana kampanye tahunan Anda, dan bagaimana membuat konten yang dijamin berhasil.
Give your Opinions