Penggunaan Software Selebgram untuk Memaksimalkan Kampanye

Semakin meningkatnya kepercayaan terhadap micro-influencer oleh brand untuk mempromosikan produk-produk dan layanan terbaru dari mereka membuat semakin banyak pula bermunculan artis-artis baru di media sosial terutama Instagram.

Para selebriti baru di Instagram ini disebut selebgram, dan mereka adalah pilihan utama brand untuk menjalankan kampanye sebab mereka lebih mudah dijangkau, selalu terbuka untuk kerja sama, memiliki rasio keterlibatan yang cukup tinggi, dan memiliki basis penggemar yang loyal.

Menggunakan selebgram dalam kampanye pun semakin digemari pemasar sebab mereka adalah orang-orang berusia muda dan memiliki pengaruh di bidangnya. Tingkat keberhasilan menggunakan selebgram dalam kampanye pun lebih besar, terbukti dari dinobatkannya Asia Timur dan Asia Tenggara sebagai pasar nomor #1 dan #2 dengan satu miliar pengguna platform media sosial secara kumulatif.

Kebutuhan brand akan influencer yang semakin meningkat pun membuat bermunculan nama-nama baru dalam kategori selebgram di Instagram. Kemunculan mereka yang signifikan ini tentu saja membuat bingung para pemasar sehingga mereka membutuhkan bantuan untuk memilih dan memilah mana selebgram yang benar-benar cocok dengan brand mereka, atau memiliki visi yang searah.

Karena masalah tersebut, muncullah solusi software untuk selebgram. Software selebgram ini bertujuan untuk memaksimalkan kinerja influencer atau selebgram dan juga untuk mempermudah pengukuran capaian per kampanye yang dijalankan. Jadi, segalanya tidak lagi dilakukan secara manual.

Secara garis besar, software selebgram memiliki kemampuan untuk:

Menemukan selebgram

Sebagai langkah awal, alat yang digunakan ini harus punya kemampuan untuk menemukan selebgram dan mengidentifikasi kebutuhan pemasar atau brand. Lewat perangkat lunak ini brand bisa menemukan selebgram berdasarkan metrik keterlibatan, demografi audiens, hingga topik pengaruh selebgram.

Dengan cara ini brand juga bisa menentukan seorang influencer memiliki pengaruh paling besar di kanal media sosial mana. Misalnya selebgram untuk melakukan tugasnya cukup di Instagram, tidak perlu menghamburkan lebih banyak anggaran untuk menyeberang ke kanal lainnya yang kemungkinan berhasilnya lebih rendah.

Menghubungkan selebgram dengan brand

Karena software ini adalah jembatan, seharusnya memungkinkan brand dan selebgram untuk berkomunikasi dua arah untuk membahas kemungkinan keterlibatan dalam kerja sama. Semakin mudah penggunaan alat komunikasi antara brand dan selebgram, maka semakin bagus.

Melibatkan selebgram

Setelah terhubung dengan selebgram, brand memiliki hak penuh untuk memutuskan apakah seorang selebgram sudah tepat atau belum. Jika belum, software ini harusnya memiliki fitur untuk menolak dan jika iya, sebaiknya ada fitur untuk membagi jenis kerja sama ke dalam dua kategori yaitu berbayar dan tidak berbayar.

Kerja sama berbayar yang dimaksud adalah brand membayar selebgram dengan sejumlah uang untuk mempromosikan kampanye, sedangkan kerja sama tidak berbayar bisa berupa pemberian sampel produk untuk dicoba dan diulas secara mendalam oleh selebgram sebelum diluncurkan kepada publik.

Kebanyakan selebgram dalam kategori micro-influencer lebih senang dan lebih terbuka dengan kerja sama contoh produk daripada sekadar uang. Beberapa lainnya juga senang diundang secara eksklusif dalam sebuah event. Yang terpenting bagi mereka adalah kedekatan dengan brand yang mengajak mereka bekerja sama.

Sementara bagi brand, menggunakan software untuk selebgram dapat membantu mereka dalam:

Meninjau

Brand memiliki kewenangan untuk meninjau profil sebelum memutuskan bekerja sama dengan selebgram atau influencer.

Mengukur

Lewat software, brand dapat mengukur hasil kinerja selebgram pada kampanye yang sedang berlangsung. Ini mencakup metrik dan analisis lanjutan untuk manajemen kinerja, pelacakan pengunjung, tampilan halaman, rasio klik per tayang, serta rasio konversi. Akhirnya hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai nilai atau ROI kampanye kepada brand.

Sementara, secara umum software untuk selebgram atau influencer tersebut dapat dibagi ke dalam empat kategori:

Analisis Selebgram

Alat ini memungkinkan pengguna untuk menganalisis, memfilter, dan memilah selebgram berdasarkan serangkaian faktor dan metrik profil seperti jumlah pos, jumlah pengikut, demografi audiens, rasio keterlibatan, dan kualitas setiap pos.

Hal ini sangat penting untuk dianalisis guna memastikan selebgram tersebut benar-benar memiliki pengaruh yang bisa memberikan ROI kepada brand, bukan sekadar pengguna biasa yang menggunakan media sosial untuk kesenangan semata.

Pencarian dan Penemuan Selebgram

Dengan adanya alat khusus untuk selebgram, diharapkan sudah dapat menjawab keraguan pada poin pertama sehingga fokusnya bukan lagi pada mana selebgram dan mana pengguna bisa tetapi mana selebgram yang benar-benar tepat untuk menjalankan kampanye.

Relasi Selebgram dan Manajemen Kampanye

Beberapa platform memungkinkan brand untuk menjalankan kampanye mereka sendiri dengan menyediakan alat komunikasi bagi pemasar untuk mengelola dan melibatkan selebgram secara langsung.

Hal ini bagus untuk brand yang ingin menggunakan selebgram untuk kerja sama jangka panjang.

Sebagai Marketplace untuk Selebgram

Marketplace untuk selebgram memberikan kekuatan bagi brand dan pengiklan untuk memilih langsung selebgram mana yang ingin mereka libatkan, sekaligus memungkinkan selebgram untuk terhubung langsung dengan berbagai brand. Beberapa marketplace hanya mengkhususkan diri pada indsutri tertentu seperti game, sementara yang lain hanya sentris-saluran dan hanya berfokus pada pengguna Instagram, YouTube, Twitter, atau influencer Twitch. Beberapa platform bahkan menawarkan katalog layanan yang komprehensif termasuk pembuatan konten dan marketing influencer.

 

Give your Opinions

Simple Share Buttons