Dengan semakin banyaknya penyedia solusi yang memasuki pasar setiap minggunya, memilih platform untuk marketing influencer yang tepat kini terlihat seperti hal yang menakutkan bagi semua brand. Tidak diragukan lagi, marketing influencer berkembang dengan sangat pesat dengan lebih dari 200 platform yang tersedia di pasar saat ini.
Platform-platform ini menawarkan berbagai layanan, mulai dari alat untuk menemukan, manajemen relasi influencer atau IRM untuk peningkatan dan distribusi sosial. Dirangkai dengan agensi influencer, jaringan multi-saluran, dan perantara lainnya, ini membuat proses seleksi menjadi semakin menantang.
Lalu, dari mana Anda sebaiknya memulai? Mulailah dengan mendefinisikan tujuan Anda dan memahami cara kerja alat dan solusi yang ditawarkan oleh penyedia layanan marketing influencer. Secara umum, alat-alat ini dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama:


Alat ini memungkinkan pengguna untuk menganalisis, memfilter, dan memilah influencer berdasarkan serangkaian faktor dan metrik profil seperti jumlah pos, jumlah pengikut, demografi audiens, rasio keterlibatan, dan kualitas setiap pos.

Melalui Pencarian dan Penemuan, brand dapat langsung mencari dan menemukan influencer di dalam ruang lingkup influencer atau di semua jaringan sosial.

Beberapa platform memungkinkan brand untuk menjalankan kampanye mereka sendiri dengan menyediakan alat komunikasi bagi pemasar untuk mengelola dan melibatkan influencer secara langsung.

Marketplace untuk influencer memberikan kekuatan bagi brand dan pengiklan untuk memilih langsung influencer mana yang ingin mereka libatkan, sekaligus memungkinkan influencer untuk terhubung langsung dengan berbagai brand. Beberapa marketplace hanya mengkhususkan diri pada indsutri tertentu seperti game, sementara yang lain hanya sentris-saluran dan hanya berfokus pada pengguna Instagram, YouTube, Twitter, atau influencer Twitch. Beberapa platform bahkan menawarkan katalog layanan yang komprehensif termasuk pembuatan konten dan marketing influencer.
Sekarang setelah Anda memahami semua solusi yang ditawarkan oleh sebagian besar platform marketing influencer, maka saatnya untuk Anda mengevaluasi platform mana yang akan dipilih. Pemasar harus memperhatikan kapabilitas kunci ini: kemampuan untuk menemukan, menghubungkan, terlibat, meninjau, dan mengukur keberhasilan dalam platform.

Menemukan
Sebagai titik awal bagi sebagian besar pemasar, alat ini memungkinkan brand untuk menemukan influencer berdasarkan kriteria pengguna termasuk semua metrik keterlibatan, demografi audiens, dan topik pengaruh. Ini adalah tentang bagaimana menemukan kecocokan antara brand dengan influencer, di mana visi, misi, pesan, dan identitas diselaraskan.
Platform teknologi marketing influencer yang berfokus pada pemecahan segmen penemuan cenderung menjadi layanan SaaS dengan komponen analitik yang kuat. Platform ini biasanya memanfaatkan teknologi AI untuk menemukan influencer yang paling pas untuk audiens yang Anda targetkan. Solusi ini biasanya akan memungkinkan Anda untuk mencari influencer dengan memfilter melalui kumpulan saluran yang lebih besar (Instagram, YouTube, Facebook, Twitter, Pinterest, SnapChat, atau Twitch), ukuran audiens, ketertarikan, usia, lokasi, jenis kelamin, interaksi, dan jumlah pos.
Platform ini juga memanfaatkan AI untuk mempelajari bagaimana performa setiap influencer pada kampanye sebelumnya sebelum merekomendasikan kandidat yang optimal.
Menghubungkan
Brand bisa kemudian berkomunikasi dengan influencer melalui platform untuk mendiskusikan peluang untuk keterlibatan. Fokus utama dari fitur ini adalah manajemen komunitas dan pesan langsung.
Melibatkan
Ketika brand memutuskan untuk melibatkan influencer, ada dua jensi model yang akan diadopsi; peluang yang tidak berbayar dan yang berbayar.

1.Tidak berbayar
Model ini mengajak influencer untuk memproduksi konten (pos blog atau pos Instagram) dalam pertukaran untuk sampling produk atau pengalaman (mencicipi makanan, tur di belakang layar).
Sampling produk adalah hal yang umum di antara micro-influencer dan berfungsi sebagai mekanisme penting untuk menghasilkan konten yang berkualitas, eksposur, klik, dan konversi. Dengan tindakan sederhana seperti “gifting”, pengiklan dapat mengembangkan hubungan dengan influencer, selain tentu mendapatkan eskposur melalui konten yang dihasilkan oleh influencer.
2.Berbayar
Model yang berbayar lebih umum untuk macro-influencer, di mana brand melibatkan influencer dalam aktivitas berbayar seperti berbicara di acara atau membuat konten bersponsor dengan bayaran per model pembuatan konten.
Kampanye berbayar cocok untuk semua kategori influencer; micro-influencer, macro-influencer, ataupun mega-influencer. Ada beberapa cara untuk melibatkan mereka secara komersial.
Distribusi Konten
Brand menyediakan konten untuk influencer (blog, halaman web, video, atau pos sosial) dan membagikannya dengan audiens mereka. Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan jangkauan konten Anda kepada audiens baru.
Penawaran Sosial
Metode ini membantu mengarahkan trafik ke marketplace e-commerce dan mendorong penjualan produk melalui diskon influencer. Influencer biasanya akan membagikan video dan gambar produk dengan kode diskon unik untuk digunakan oleh para penggemar mereka.
Ulasan Produk/Unboxing/Umpan Balik
Brand melibatkan influencer untuk membagikan ulasan pribadi mereka mengenai produk melalui serangkaian pos atau video melalui saluran media sosial mereka.
Brands engage influencers to share their personal review of a product through a post or a series of videos on their social media channel.
Event
Jika Anda memiliki jadwal acara yang akan datang, undang influencer Anda untuk hadir sebagai tamu atau berpartisipasi sebagai pembicara utama atau panelis. Tergantung pada seberapa relevan topiknya, tawarkan akses yang eksklusif hanya untuk influencer dan berikan kesempatan berharga bagi mereka untuk mendapatkan eksposur, menyoroti keahlian mereka, dan menambahkan kredibilitas untuk acara Anda. Membangun hubungan dengan influencer juga jauh lebih mudah dicapai jika Anda dapat bertatap muka secara langsung dengan mereka.

Meninjau
Ini memungkinkan pengiklan untuk meninjau konten influencer terlebih dahulu sebelum diputuskan untuk dipromosikan. Ini juga bergantung pada apakah brand mengambil pendekatan langsung atau tidak langsung pada proses kreatif pembuatan konten oleh influencer.
Mengukur
Alat ini mencakup metrik dan analisis lanjutan untuk manajemen kinerja, memungkinkan brand untuk melacak pengunjung, tampilan halaman, rasio klik per tayang, dan rasio konversi. Ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai atau ROI kampanye dengan menganalisis kinerja.
Ada perbedaan metrik pengukuran yang dapat Anda kesampingkan ketika berhadapan dengan marketing influencer:
Kesedaran
Impresi, tayangan, atau nilai media yang didapatkan
Pertumbuhan Audiens
Penggemar baru, pengikut, dan pelanggan surel
Keterlibatan
Suka, komentar, pembagian, atau tautan diklik
Konversi
Unduhan, pemasangan, atau pembelian
Pertanyaan yang Sering Muncul Saat Mengevaluasi Platform Marketing Influencer
Bagaimana Anda bisa menentukan mana platform marketing influencer yang terbaik untuk kampanye Anda? Berikut adalah daftar pertanyaan yang dapat membantu Anda menemukan mitra marketing influencer yang tepat:
- Saluran sosial dan format konten seperti apa yang mereka tawarkan?
- Bagaimana mereka mengenakan biaya untuk layanan mereka? Model pembayaran apa yang mereka tawarkan; per pos, berdasarkan kinerja, atau kombinasi keduanya?
- Seberapa menjanjikan si penyedia? Sudah berapa lama mereka ada?
- Brand apa dalam ruang yang sama dengan Anda, yang sudah bekerja sama dengan mereka? Seperti apa hasil yang sudah mereka berikan kepada klien-klien itu?
Marketing influencer itu sulit, tetapi tidak begitu menyakitkan juga. Luangkan waktu untuk mengidentifikasi mana yang paling cocok untuk bisnis Anda, bermitra dengan penyedia marketing influencer yang akan memberikan hasil sebagaimana yang Anda inginkan.
Give your Opinions