5 Kanal Social Commerce Beserta Fiturnya

Tidak banyak platform media sosial yang populer di dunia saat ini. Kadang, cukup sulit untuk mengetahui platform mana yang terbaik yang benar-benar bisa merepresentasikan sebuah brand, apakah cocok untuk membuat profil di setiap kanal yang ada, atau cukup buat di satu platform dan fokus di sana saja.

Untuk mengetahui mana yang lebih dan paling efektif untuk brand, maka pada tulisan kali ini kita akan menyelam lebih dalam untuk melihat fitur-fitur dan keunggulan apa saja yang ditawarkan oleh masing-masing platform media sosial yang dapat meningkatkan nilai bisnis dan tentu saja penjualan produk, biaya untuk setiap iklan, dan kesempatan untuk memanfaatkan social commerce.

Selain itu, yang juga penting adalah menganalisis platform mana yang paling banyak digunakan oleh audiens yang Anda targetkan—untuk memaksimalkan penjualan.

Facebook

Facebook adalah platform yang sangat powerful sebagai media stores. Jejaring sosial ini memonitor reaksi pengguna dan memprioritaskan konten. Berkat algoritme yang kompleks, semakin mudah untuk menarik atensi pengguna dengan menyuguhkan konten atau postingan yang relevan—termasuk iklan. Cara kerja algortime ini adalah hal pertama dan terpenting yang dibutuhkan oleh pengiklan.

Facebook kini memiliki lebih dari 2,7 miliar pengguna aktif bulanan. Jadi, bayangkan audiens yang dapat diraih dengan jejaring sosial ini. Facebook sendiri secara konsisten dan berkala mengimprovisasi sistem sales mereka:

  • 2007. Facebook meluncurkan on-net gifts pada Februari dan membuka sebuah marketplace pada Mei.
  • 2009. Toko pertama diluncurkan: 1-800-Flowers.com. Brand-brand besar mulai mengikuti.
  • 2014. Facebook meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna menekan tombol “Beli” di dalam aplikasi.
  • 2015. Sejak Maret, pengguna bisa membagikan pembayaran lewat Facebook Messenger.
  • 2018. Facebook akhirnya meluncurkan Facebook Marketplace, sebuah platform yang kini bersaing langsung dengan Amazon, Etsy, dan Google Shopping.

Social commerce di Facebook bagus untuk brand yang memiliki hubungan kuat dengan audiens dan memiliki jumlah pengikut aktif yang cukup besar. Audiens paling aktif di Facebook diisi oleh orang-orang dengan usia antara 25-34 tahun. Untuk platform ini, brand-brand dari bidang telekomunikasi, restoran, farmasi, bisnis keuangan dan pendidikan, olahraga, dan otomotif adalah yang paling cocok untuk dipromosikan.

Instagram

Instagram mendapatkan momentum yang sangat besar di era media commerce dengan rasio yang sangat memuaskan. Foto-foto yang ciamik, miliaran audiens, kenyamanan menggunakan aplikasi, dan fungisonalitas yang mudah dimengerti menjadikannya kombinasi ideal bagi Anda di Instagram untuk mendulang penjualan yang efektif.

Instagram—sama seperti Facebook—adalah platform untuk kamu muda. Sama juga dengan Facebook yang memiliki jumlah pengguna yang sangat masih, tetapi Instagram bertumbuh jauh lebih cepat daripada Facebook.

  • 2015. Instagram meluncurkan tombol “Jual” dan “Beli”.
  • 2016. Tag Produk.
  • 2017. Instagram memulai integrasi dengan platform Shopify dan BigCommerce.
  • 2018. Memperkenalkan halaman Checkout ketika mengeklik langsung dari postingan di Feed.

Dalam jejaring sosial Instagram, 68% pengguna menjaga komunikasi dengan brand. Di Facebook, hanya 32% orang yang melakukannya.

Sebagian besar brand kreatif pasti sudah memiliki halaman khusus di Instagram. Studi foto, salon kecantikan, kedai kopi, studi seni, toko pakaian, hingga sepatu adalah beberapa contoh bisnis yang menjadikan Instagram sebagai platform utama dalam bisnis mereka.

Pinterest

Pinterest adalah salah satu platform social commerce yang paling sering diremehkan. Padahal, Pinterest sendiri memiliki sebanyak 442 juta pengguna aktif bulanan, dan 83% penggunanya telah melakukan pembelian langsung di dalam platform.

Tambahan, sebanyak 47% pengguna Pinterest memang hanya datang dan membuka Pinterest untuk melakukan pembelian saja. Jejaring sosial ini memberikan kesempatan kepada brand untuk menunjukkan aspek terbaik dari brand tersebut. Salah satu fitur terkenal dari Pinterest adalah Pins, di mana jika Anda mengunggah konten menarik dengan kualitas terbaik akan membantu konten dan brand Anda outstanding di depan konten sejenis lainnya—bayangkan jika ini terjadi pada lebih dari 80% konten Anda di Pinterest.

Pada tahun 2015, Pinterest memulai perjalanannya di social commerce dengan meluncurkan fitur Buyable Pins—foto produk yang dapat dibeli langsung lewat platform. Awal peluncurannya, fitur ini hanya dapat diaplikasikan oleh brand yang dipilih oleh Pinterest.

Pada Maret tahun berikutnya—2016, mereka menambah daftar brand yang dapat memanfaatkan fitur Buyable Pins. Lalu tiga bulan berikutnya Pinterest memungkinkan pengguna untuk memasukkan belanjaan ke dalam satu basket dari penjual yang berbeda. Sekarang, pengguna dapat melakukan pembelian di dalam aplikasi tanpa harus meninggalkan aplikasi, dan proses pembelian bisa selesai dalam sekali klik saja—membuat tingkat penjualan meningkat tajam dan mengurangi kemungkinan orang berubah pikiran dan membatalkan belanja dengan alasan proses terlalu rumit.

Kini, Pinterest memiliki tampilan dan cara kerja algoritme yang sangat mirip dengan e-commerce populer sehingga audiens merasa punya lebih banyak pilihan yang relevan—membuat mereka semakin betah menghabiskan waktu lebih banyak di dalam platform.

Untuk penggunaan efektif untuk bisnis Anda, gunakanlah Pinterest Shopping. Dengan fitur khusus ini, Anda bisa mendapatkan manfaat terbaik dalam berjualan di dalam platform sekaligus membangun branding untuk menjaring pelanggan setia.

Twitter

Percaya atau tidak, Twitter pun sedang mencoba mengambil tempat di bidang social commerce. Sayangnya, dalam beberapa kali percobaan belum ada yang memberikan hasil memuaskan.

  • Twitter meluncurkan Twit Bersponsor yang akhirnya dikenal dengan Iklan Berbayar.
  • Memperkenalkan tombol “Beli” yang tidak memberikan profit hingga tahun 2017.
  • Menyadari fitur “Buy” tidak efektif dan akhirnya menghilangkan fitur tersebut hingga kini.

Sekarang Anda tahu apa yang harus Anda lakukan dengan brand Anda di Twitter. Anda tidak harus meninggalkan Twitter sepenuhnya—bagaimanapun Anda tetap dapat membangun komunitas audiens di salah satu platform dengan pengguna terbanyak di dunia ini.

Snapchat

Snapchat juga sedang getol mencoba fitur pembelian di dalam aplikasi. Jauh sebelum itu, brand sudah menemukan cara bagaimana memanfaatkan Snapchat untuk meningkatkan penjualan, dan dengan hadirnya fitur Snapchat Collection yang memungkinkan pengguna mengklik produk yang mereka suka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, semakin menambah gairah brand dalam meningkatkan penjualan lewat Snapchat.

Snapchat pun memberikan peluang pada pengguna untuk membuat iklan lewat Snapchat Creative Library. Creative Library memberikan opsi iklan yang dinamis, pengguna diberikan pilihan produk berdasarkan statistic produk mana yang paling disukai pengguna untuk memastikan tingginya tingkat penjualan pada suatu produk.

Penutup

Social commerce bukan hanya tentang bagaimana meningkatkan penjualan. Social commerce juga tentang bagaimana menarik pelanggan baru dan membangun kesadaran merek atau brand awareness. Jika Anda belum mengambil tempat di social commerce, sekarang saatnya memulai!

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions