10 Prediksi Tren Instagram 2020 untuk Strategi Bisnis

Quarter pertama 2020 segera berakhir dan Instagram tetap menunjukkan gejala positif di mana semakin banyak brand yang menggunakan Instagram untuk meningkatkan bisnis mereka. Berbagai strategi dilakukan brand untuk menggaet sebanyak mungkin pengikut baru yang juga adalah calon pelanggan potensial.

Berikut ini adalah 10 prediksi tren Instagram 2020 untuk mengatur strategi bisnis yang tidak boleh Anda lewatkan:

#1 Kata-kata akan lebih kuat dari sekadar gambar

Sejatinya, Instagram memang diciptakan sebagai tempat untuk gambar-gambar dan video-video yang luar biasa. Estetika adalah segalanya. Namun, ada satu hal lain yang tidak dapat diremehkan kekuatannya: caption.

Instagram memberikan batasan karakter yang cukup panjang untuk satu buah caption, yaitu 2.200 karakter. Jumlah ini sangat cukup untuk membuat satu buah cerita pendek yang menggugah tepat di bawah foto Anda yang aestetik itu. Kini, mulai banyak brand maupun kreator yang menjadikan kolom caption Instagram sebagai media untuk bercerita, entah itu cerita pendek atau cerita bersambung.

Berdasarkan laporan dari Fohr, orang-orang yang menulis caption panjang meningkat hingga dua kali lipat sejak 2016, dan caption yang lebih panjang menghasilkan engagement lebih tinggi. Pada tahun 2020 ini, caption di Instagram akan diisi rata-rata 405 karakter atau sekitar 65-70 kata per postingan.

Sekarang, coba buka Instagram Anda dan lihat seberapa panjang orang-orang yang Anda ikuti menulis caption.

Meski demikian, hal ini tidak berarti bahwa Anda harus selalu menulis caption panjang di tiap postingan. Tidak. Beberapa kalimat yang dipadukan dengan emoji dan tagar juga sudah cukup untuk membantu meningkatkan rasio keterlibatan akun Anda di Instagram.

#2 IGTV akan berisi konten-konten berseri

Keputusan Instagram menambahkan durasi hingga satu jam penuh untuk IGTV adalah langkah yang cukup tepat—yang dimanfaatkan dengan baik oleh banyak brand untuk membuat serial mereka khusus untuk IGTV.

Bisa dibilang, video adalah masa depan Instagram dan banyak brand kini memanfaatkan hal tersebut untuk mendorong hasil yang lebih baik untuk bisnis. Kreator Jameela Jamil dan brand seperti The Skimm dan Lululemon sudah mulai membuat konten berseri mereka melalui IGTV dan mendapatkan banyak sekali penonton sejak pertama kali diluncurkan. Jika Anda mampu membuat karakter brand Anda sesuai dengan format IGTV, maka Anda akan jadi salah satu orang pertama yang berhasil mengambil tempat di Instagram TV.

#3 Brand akan lebih banyak bekerja sama dengan micro-influencer

Sejauh ini, micro-influencer berhasil membantu brand meraih audiens baru dengan lebih cepat. Dengan rata-rata rasio keterlibatan 3.2% berbanding 1.6% di semua platform lainnya untuk kampanye marketing, maka hal ini akan berlangsung cukup lama tahun ini—strategi kampanye marketing yang kuat akan menjadi aset berharga yang menentukan arah brand ke depannya bersama influencer.

Karena itu, tidak heran jika Anda melihat banyak brand yang menyisihkan anggaran lebih banyak ke kampanye influencer marketing, sebab, jika dilakukan dengan tepat, hasilnya akan luar biasa!

Dari semua kampanye influencer marketing, micro-influencer menghasilkan keterlibatan paling tinggi dengan rata-rata 7% pada tahun 2019. Hal ini diprediksi akan semakin cemerlang pada 2020.

#4 Autentisitas adalah kunci utama bagi brand dan influencer

Autentisitas menjadi salah satu tren yang cukup populer pada tahun 2019, dan tahun ini kelihatannya akan semakin bersinar. Brand dan influencer yang berkolaborasi secara khusus untuk membuat konten khusus lewat strategi yang tepat rupanya mendapatkan hasil yang maksimal dan tempat tersendiri di hati para audiens.

Dengan menggunakan tagar yang autentik dan jenis konten yang merepresentasikan brand dan influencer, rasio keterlibatan meningkat cukup pesat dan mendapatkan apresiasi lebih tinggi dari sebelumnya.

#5 Kolaborasi brand dengan brand akan menjadi perhatian yang serius

Ada satu lagi jenis kolaborasi yang akan semakin rutin ditemui pada tahun 2020 ini, yaitu kolaborasi antara brand dengan brand. Ini adalah hal baru yang seharusnya menjadi perhatian serius karena mampu memberikan dampak yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Beberapa contoh brand yang berkolaborasi dengan brand antara lain:

  • Thanks Insomnia (Indonesia) berkolaborasi dengan TKW (Malaysia)
  • Paradise Youth Club (Indonesia) berkolaborasi dengan Alpha Industries (Amerika)
  • Public Culture (Indonesia) berkolaborasi dengan Little Sunny Bite (Jepang)

Atau salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kolaborasi antara cokelat KitKat dengan The Daily Edited yang bergerak di bidang fashion.

#6 Filter AR akan semakin diminati

Filter AR (Augmented Reality) menjadi salah satu filter yang mendadak banyak digandrungi pencinta Instagram, terutama untuk keperluan Instagram Stories. Penggunaan yang amat sangat mudah dan ratusan filter dari pihak ketiga akan menjadikan AR sebagai salah satu game changer pada tahun 2020.

Baca juga: 20 Aplikasi Terbaik untuk Instagram Stories 2020

Hal menarik lainnya: brand dan influencer pun kini dibebaskan untuk membuat filter mereka sendiri—membuat permainan semakin seru saja!

#7 Belanja lewat Instagram akan lebih banyak dari yang pernah ada

Berkat filter AR yang menguntungkan banyak brand dan penjual di Instagram, Instagram Shopping akan menjadi tempat yang besar dan nyaman untuk berjualan bagi para brand. Setiap bulan, ada 130 juta pengguna yang terlibat melakukan “tap” pada produk-produk yang dijual di Instagram. Bagi brand, kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk membuat konten produk yang menarik dan powerful untuk mendorong revenue yang besar.

Instagram sendiri memungkinkan pengguna melakukan checkout tanpa keluar dari aplikasi sama sekali (sejak 2019).

#8 Bersiap untuk UGC (User-Generated Content) di Feed dan Stories

Faktanya, 55% pelanggan memercayai UGC dengan kualitas tinggi yang dibuat oleh influencer yang mereka ikuti di media sosial—dalam hal ini Instagram.

UGC mungkin akan menguras anggaran dana lebih banyak untuk kampanye influencer marketing Anda, tetapi hasilnya akan sepadan dengan yang Anda keluarkan. Lebih dari itu, tahun 2020 diprediksi bahwa jenis konten UGC akan lebih mudah diterima bahkan oleh pengguna awam sekalipun.

Contoh brand yang berhasil menerapkan strategi UGC di Instagram adalah AirBnb, Daniel Wellington, Mejuri, Glossier, dan Whole Foods.

#9 Konten video akan memiliki tempat baru yang lebih tinggi

Sejak 2019, konten video sudah menjadi sesuatu yang mewah di Instagram. Seperti yang dijelaskan pada awal artikel, IGTV menjadi salah satu fitur yang banyak mencuri perhatian—dan hal ini dibarengi dengan meningkatnya konten (selain permintaan pasar) video baik di Stories maupun Feed. Namun, apakah yang menyebabkan hal ini terjadi? Ya, TikTok! Sejak populernya TikTok berhasil menyamai Instagram, konten video semakin menjamur di mana-mana. Platform Instagram bahkan sempat dipenuhi oleh video-video yang berasal dari platform TikTok.

#10 Brand akan lebih fokus ke konten yang berbasis data

Audiens menyukai dua hal: 1) konten yang dipersonalisasi, dan 2) informasi yang berbasis data yang akurat.

Masih ingat Spotify Wrapped yang berhasil mencuri perhatian dunia pada akhir 2019 kemarin? Semua orang menyukai cara Spotify membuat konten yang sangat akurat berdasarkan perilaku pengguna mereka dalam mendengarkan musik. Dan hal inilah yang akan ditiru brand untuk berhasil dalam kampanye influencer marketing berikutnya.

Keberhasilan Spotify dalam kampanye itu juga didukung dengan integrasi mereka dengan Instagram yang sangat indah dan menyenangkan karena hanya dalam sekali klik semuanya bisa dibagikan ke seluruh dunia.


Jika Anda berniat meningkatkan permainan Anda di Instagram pada tahun 2020 ini, maka fokuslah pada 10 tren marketing yang kami jabarkan di atas. Mulailah mengumpulkan data dan lakukan brainstorming dengan tim Anda untuk strategi konten berikutnya. Dengan daftar prediksi tren 2020 yang akurat, maka Anda akan bisa jadi lebih percaya diri untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis di dunia digital. Selamat mencoba!

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions