Interview Influencer: Kania Dachlan

Sebetulnya, belum ada definisi yang disepakati ketika membahas tentang beauty influencer. Namun, umumnya orang-orang menganggap bahwa beauty influencer atau influecner kecantikan adalah mereka yang aktif di media sosial, memiliki sejumlah pengikut, dan mereka dapat memberi pengaruh serta mereka terlibat dalam mempromosikan produk kecantikan dari sebuah brand melalui saluran-saluran di media sosial yang mereka miliki.

Kali ini, kami berhasil mewawancarai salah satu influencer kecantikan untuk kami ajukan beberapa pertanyaan terkait profesinya sebagai influencer. Dengan belasan ribu pengikut di Instagram, ia cukup memberi pengaruh yang signifikan dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Kania Dachlan

Kapan Kania Dachlan memutuskan untuk menjadi influencer?

Sekitar tiga tahun yang lalu. Seperti kebanyakan influencer, ia memulai semuanya dari blog. Lalu, karena bingung mau mengisi waktu akhir pekan seperti apa, ia pun mengikuti sebuah pertemuan rutin antarbloger dan ikut bergabung dalam komunitas tersebut.

Seiring waktu Kania memiliki banyak kenalan dan aktif di banyak komunitas. Ia pun menyadari bahwa hobi tersebut memberikan banyak dampak positif baginya dan mulailah ia datang ke event demi event, menulis di blog semakin rutin, dan menampilkan berbagai konten di Instagram yang rupanya juga disambut dengan positif oleh para pengikutnya.

Lalu, hasilnya pun mulai terlihat. Kania mulai mendapat tawaran dari brand untuk menulis blog, menjadi brand ambassador untuk beberapa brand, menjadi model plus size, influencer media sosial, mengisi beauty class, dan banyak kegiatan positif lainnya. Hal ini membuat Kania semakin jauh dari hal-hal yang hanya memberikan dampak negatif dalam hidup.

Apa tantangan terberat yang dihadapi Kania Dachlan sebagai influencer?

Banyak menerima kritik yang mengarah ke bully dari para netizen.

“Kadang-kadang ada rasa tekanan juga untuk terlihat baik di mata mereka. Kadang sudah melakukan yang terbaik juga tetapi masih merasa worthless,” tutur Kania.

Kania Dachlan memang salah satu influencer kecantikan dengan tubuh yang masuk kategori plus size. Namun, ia tidak patah semangat dan tetap bertekad bahwa apa yang dilakukannya akan menginspirasi dan diapresiasi. Bagi Kania, ukuran bukanlah suatu masalah, meski banyak kritik yang berusaha menjatuhkannya.

“Aku sampai pernah melakukan social media detox karena takut baca komentar negatif dari orang, terutama soal bentuk badan aku,” jelasnya.

Lalu, apa hal paling menyenangkan bagi Kania Dachlan saat menjadi influencer?

Tentu saja bisa memiliki banyak teman, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Tidak semua komentar yang mengarah pada Kania adalah negatif, melainkan banyak juga komentar positif dan dukungan yang memberinya semangat. Hal itulah yang membuatnya terbantu dan memberikannya semakin banyak ide konten, membuatnya semangat lagi untuk berbagi konten yang bermanfaat untuk orang lain.

“Selain itu aku senang bisa endorse atau kerja sama dengan brand yang memang aku suka. Jadi hobi makin menyenangkan untuk dilakukan,” kata Kania.

Mengapa Kania Dachlan memutuskan untuk menjadi beauty influencer?

Tentu saja karena passion. Kania melakukannya dengan senang hati, berbagi ke teman-teman dan pengikutnya di media sosial. Ditambah lagi, bidang kecantikan memiliki banyak komunitas sehingga Kania jadi punya banyak kesempatan untuk berbagi lewat event yang bertema kecantikan.

Di sela kesibukan kerja di kantor, Kania juga sesekali menulis tentang cerita perjalanan ketika ia mengambil cuti dan jalan-jalan ke luar kota atau luar negeri.

Di manakah Kania Dachlan berdomisili?

Kania adalah influencer kecantikan yang baru pindah dari Jakarta ke Bandung—kota kelahirannya. “Lagi coba melipir dari hiruk-pikuk ibu kota,” katanya.

Apakah Kania Dachlan tergabung dalam komunitas di kotanya?

Ya. Kania adalah bagian dari Bandung Beauty Influencer, komunitas yang khusus untuk influencer kecantikan di Kota Bandung. Komunitas ini cukup rutin mengadakan acara seperti gathering, giveaway, dan sharing bersama.

Target yang ingin dicapai Kania Dachlan (sebagai influencer) pada 2019

Sederhana. Kania ingin meng-influence lebih banyak lagi orang untuk hal yang positif seperti mencintai diri sendiri, percaya diri dengan keadaan fisik, mengedukasi orang-orang mengenai mental illness yang berbahaya dengan harapan orang-orang tidak lagi menjadikan cyber bullying di dunia maya dan bully di dunia nyata sebagai bahan bercandaan.

“Aku juga ingin mengampanyekan zero waste untuk masa depan dan mulai menggunakan barang-barang yang ramah lingkungan,” tutur Kania.

Influencer yang menginspirasi Kania Dachlan

Lizzie Parra adalah influencer kecantikan yang kini sudah sukses membangun brand kosmetiknya sendiri.

Febrian adalah influencer perjalanan yang gemar membagikan cerita perjalanannya melalui tulisan di blog dan video di YouTube dan juga foto-foto menarik di Instagram.

Mulai Buat Konten dan Dapatkan Hadiah

Setelah menyelesaikan kerja sama dan membagikannya dengan pengikut Anda, Anda akan dibayar melalui PayPal atau Cek - mudah, kan?

Brand Menggunakan StarNgage untuk Menemukan Micro-Influencer di Instagram

Berkonsultasilah untuk membahas bagaimana kami dapat membantu Kampanye Influencer Marketing Anda selanjutnya.

มาเริ่มสร้างสรรค์เนื้อหาที่ยอดเยี่ยมและรับรางวัล

เมื่อเนื้อหาของคุณผ่านการอนุมัติและแชร์ไปยังผู้ติดตามของคุณ คุณจะได้รับเงินผ่าน PayPal หรือเช็ค - ง่ายๆ แบบนั้นเลย!

หลายแบรนด์ต่างเลือกใช้StarNgage เพื่อค้นหา อินสตาแกรม ไมโคร-อินฟูลเอนเซอร์

ติดต่อขอคำปรึกษาเพื่อให้เราได้ช่วยแนะนำแคมเปญ ส่งเสริมการตลาดออนไลน์ของคุณผ่านกลุ่มคนที่มีอิทธิพล

Start Creating Great Content and Get Rewarded

Once you complete your endorsement and share it with your followers, you get paid via PayPal or Check - it’s that simple!

Brands use StarNgage to Find Instagram Micro-Influencers

Request a consultation to discuss how we can help your next Influencer Marketing Campaign.

Give your Opinions