Influencer Interview: Nining Pujiati

2023. g. 4. aug.Updated: 2023. g. 4. aug.
Influencer Interview: Nining Pujiati

Dalam era digital yang serba cepat, influencer telah menjadi sosok inspiratif yang menghadirkan konten kreatif dan bermakna bagi jutaan orang di Indonesia. Mulai dari nano influnecer dengan kedekatan layaknya teman dan keluarga dengan para pengikut, hingga micro dan macro influencer dengan pengaruhnya yang mengagumkan, para Content Creator ini telah berhasil menembus batas-batas dan menciptakan komunitas yang kuat.

Dalam artikel ini, kami berhasil mengobrol dengan salah satu influencer Jakarta dari kategori kecantikan yang sudah berhasil meraih ribuan pengikut di Instagram. Ia adalah Nining Pujiati, seorang blogger dan juga Content Creator yang fokus membagikan konten kecantikan dan konten bersama keluarga. Bagaimana ia tumbuh dari awal hingga mampu memberi pengaruh yang signifikan, serta bagaimana dedikasinya dalam menciptakan konten yang inspiratif? Simak hasil wawancara kami berikut ini.

Q: Kapan dan bagaimana awalnya bisa terjun ke dunia influencer?

A: Saat aku mau wisuda, aku pengin make up sendiri sehingga aku jadi sering nonton tutorial make up di YouTube. Dari situ, aku malah jadi tertarik buat bikin konten serupa.

Dengan modal nekat, aku memberanikan diri untuk membuat konten tutorial make up meski saat itu skill dan alat buat bikin konten masih seadanya. Itulah awal cerita kenapa aku bisa terjun ke dunia influencer dan memilih fokus di kecantikan sebagai kategori utama.

Q: Apa tantangan yang dihadapi dalam membangun audiens di media sosial dan bagaimana mengatasinya?

A: Hal paling menantang adalah ketika sudah capek-capek bikin konten, tapi ternyata enggak ada yang nge-like, komentar, bahkan viewers-nya enggak ada.

Dari situ aku belajar kalau kita harus belajar memahami soal target audience dan rajin berinteraksi dengan audiens melalui komentar maupun fitur interaktif lainnya di semua kanal media sosial.

Q: Punya cara atau strategi khusus untuk membuat audiens tetap terlibat?

A: Konten yang menarik, berkualitas, out of the box, dan bersifat soft selling jika itu konten kerja sama dengan brand. Menulis caption (subtitle) di dalam video juga efektif membuat audiens untuk berinteraksi.

Q: Punya cerita unik ketika bekerja sama dengan dengan brand?

A: Sering. Misalnya saat baru saja selesai take video untuk review sebuah brand hingga larut malam, lalu setelah diperiksa lagi ternyata dresscode-nya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada di brief. Alhasil, mau tidak mau harus retake.

Q: Menurutmu, bagaimana pengaruh media sosial terhadap lingkungan masyarakat saat ini, dan bagaimana tanggung jawab sebagai influencer dalam menyampaikan pesan/informasi kepada audiens?

A: Pengaruhnya bisa positif, bisa juga negatif. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Sementara tanggung jawab seorang influencer tentu saja membuat konten yang berkualitas, menarik, relevan, dan informasi yang disampaikan kepada audiens adalah informasi valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Q: Apa tantangan terberat yang pernah dihadapi sebagai influencer?

A: Tantangan terberat sebagai influencer adalah ketika aku sedang semangat-semangatnya bikin konten, tetapi pada saat yang sama aku punya batita yang setiap 2-3 jam sekali harus diberi susu. Hal itu secara otomatis memperlambat proses pembuatan konten karena harus bolak-balik mengurusi anak dan membuat konten.

Q: Pernah merasa burnout?

A: Pernah. Bahkan sering, tetapi kalau sudah seperti itu biasanya aku rehat sejenak dan fokus ke hal yang membuatku tenang sampai kondisi membaik dan siap kembali bikin konten.

Q: Bagaimana menemukan ide-ide untuk membuat konten menarik?

A: ATM. Amati, Tiru, Modifikasi. Aku biasanya mencari ide konten di semua kanal media sosial, tetapi lebih seringnya dapat dari Pinterest.

Q: Siapa influencer yang menjadi inspirasi?

A: Alifah Ratu Saelynda

Q: Apa gol yang ingin dicapai sebagai influencer di masa depan?

A: Aku ingin menjadi blogger dan influencer yang profesional, berkualitas, dan high value sehingga bisa bekerja sama dengan lebih proper dengan banyak brand.

Q: Pesan apa yang ingin disampaikan kepada pengikutmu yang kemungkinan akan membaca ini?

A: Bijaklah dalam menggunakan media sosial. Jangan habiskan waktu dan energi untuk hal yang tidak bermanfaat atau bahkan merugikan diri sendiri dan orang lain. Jadikan media sosial sebagai peluang untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Ikuti Nining Pujiati di berbagai kanal media sosialnya untuk mengenalnya lebih jauh dan terinspirasi:

StarNgage: Nining Pujiati | TikTok: @niningpoejiati24 | Instagram: @niningpoejiati

Firmansyah
Firmansyah

Firmansyah adalah Content Writer dan Community Manager di StarNgage Indonesia. Ia menulis seputar digital marketing dan membantu menghubungkan brand dengan kreator dari berbagai kategori dan jumlah pengikut. Saat ini sedang membangun Artifisial sebagai launchpad untuk AI startups di Indonesia. Sapa Firmansyah di firmansyah@starngage.com