Sheila_nb's Instagram Audience Analytics and Demographics

@sheila_nb

Indonesia

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ 🌏Trying to live more conciously and sustainably ⚡️Making impact @greenschoolbali @gifood.id @akujugaterdampak 📍Bali-Jogja
she▓▓▓▓▓@gmail.com
Indonesia

Business Category

-

StarNgage Profile

Free Promotion Count

1

Paid Campaign Count

4

Get Our Influencer Rate Card Today!

A brand new way for you to compare the rates of influencers across the world.

Learn More

PROFILE OVERVIEW OF SHEILA_NB

Average engagement rate on the posts is around 8.30%. The average number of likes per post is 147 and the average number of comments is 10.

35.59% of the followers that engaged with sheila_nb regularly are from United States, followed by Netherlands at 6.78% and Brazil at 5.08%. In summary, the top 5 countries of sheila_nb's posts engager are coming from United States, Netherlands, Brazil, Italy, United Kingdom.

Check sheila_nb's audience demography. This analytics report shows sheila_nb's audience demographic percentage for key statistic like number of followers, average engagement rate, topic of interests, top-5 countries, core gender and so forth.

Followers
1,870
Avg Likes
147
Avg Comments
10
Posts
208
Global Rank
-
Country Rank
-
Category Rank
-

GENDER OF ENGAGERS FOR SHEILA_NB

Female
0 %
Male
0 %

AUDIENCE COUNTRIES OF SHEILA_NB

  • United States 35.59 %
  • Netherlands 6.78 %
  • Brazil 5.08 %
  • Italy 5.08 %
  • United Kingdom 5.08 %

RECENT POSTS

120 2

[part 2.1] Ketika ada kesempatan untuk ‘pindah’ departemen sebenarnya aku ga banyak berfikir, I just thought it was interesting and challenging. . Apa aku punya pengalaman disitu? secara isu spesifiknya enggak, tapi aku merasa driven by the mission. Gak takut gagal? takut, dan aku jujur bilang ke managernya, he said “this is a safe place for you to make mistakes, your focus is to learn, not to solve the problem" (disini aku bersyukur banget bs berada di tempat yang menghargai proses belajarku) . Lagi-lagi, ini tidak ada dalam rencana meski aku memang punya keinginan kearah sana, cm pas itu gatau caranya gimana. Subhanallah, semua Allah yg mengatur dan menggerakkan, akhirnya aku bisa bekerja sesuai visiku dg menjadi sustainabilty coordinator. . Meskipun baru ’nyemplung', tapi aku mulai melihat peluang karir ini kedepannya. Dengan meningkatnya isu krisis iklim dan diperlukannya effort mitigasi serta adaptasi, sudah saatnya kita mempersiapkan diri untuk menjadi profesional ke arah sana. . Terus sarjana hukumnya untuk apa? Bisa gak backgroundku di hukum digabung sm passionku di sustainability? masih pengen S2 ga? . (continued…)

163 1

[part 2] Bicara tentang karir: mau jadi apa? . Beberapa dari kita pasti pernah ngerasa lost, gatau mau kemana atau dirinya itu siapa . Terlebih aku yang waktu itu merasa salah jurusan, jadi banyak coba2 dan akhirnya punya pengalaman yang “warna-warni”. But, from there I found out that I want to make impact and doing things related to sustainability/climate change. . Makannya, waktu kerja ngurusin sosmed itu (see part 1) I don’t feel fulfilled karena ternyata pekerjaan itu tidak sesuai dengan apa yang aku ingin lakukan. . Meskipun begitu aku bersyukur banget bisa kerja di tempat yang mendukung visi itu & jadi tempat dimana aku bisa menjadi diriku ❤️. Green School Bali tuh kaya disneyland 😂 (dream place), lingkungannya yang ijo-ijo naturale, banyak banget ilmu baru seputar sustainability, kegiatan yang super seru, dan orang-orang yg menginspirasi dari berbagai negara atau daerah di indonesia + temen kerja yang ga berasa kaya temen kerja :’) . Selain itu merantau ke bali (sendirian) mengajarkanku untuk lebih mendengarkan kata hati dan berani untuk menyuarakan sebenernya pengen apa? dan itu ga gampang, skrg pun masih proses. . Qadarullah, diluar dugaan ada project baru di sekolah dikala aku lagi merasa stuck dan pas bgt ditanyain apakah punya kenalan untuk handle project ini? aku malah menawarkan diri :) padahal gada pengalaman spesifik kesana :) . Lalu apakah Sheila dipercaya untuk handle projectnya? (continued…)

214 13

[part 1] . “Andaikan kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti kamu akan meleleh karena cinta kepada-Nya” - Ibnul Qayyim Rahimanullah . Tidak ada dalam rencanaku untuk bekerja di Bali, karena aku berkeinginan untuk melanjutkan studi S2 setelah lulus kuliah. LOA sudah ditangan, tinggal menunggu pengumuman beasiswa. Untuk mengisi kekosongan itu, aku mendaftar internship di Green School Bali . Setelah internship selesai, pengumuman itu tidak kunjung hadir. Ternyata hanya yang lolos saja yg dapat email, artinya aku tidak lolos beasiswa. Bingung, mau ngapain? Ortu minta pulang ke Jogja, tapi aku masih pengen di Bali. Ngerasain jadi anak rantau, jadi mandiri dan lebih dewasa. Biar keluar dari zona nyaman dan berkembang. . Saking ga ada opsi waktu itu (ya ada sih balik ke zona nyaman di Jogja, “kerja” sm ortu), aku pernah daftar utk jadi cook helper di sebuah cafe daerah berawa! Tapi emang Allah ﷻ tau yang terbaik utk hamba-Nya. Ketika aku cerita ttg keadaanku yg sejujurnya ke Ibu magang dan supervisor, ternyata ada departemen yang perlu orang tambahan . Setelah interview dan background check, aku diterima sebagai social media specialist untuk coworking space for adult learning disana. At first I really enjoyed it! but after a while, I’m kind of asking: do i really want to build my career doing this? . (Continued....)

216 26

Seandainya bumi bisa ngomong, pasti dia udah marah-marah setiap hari. Sampah berserakan, hutan dibakar, “pembangunan”, es di kutub mencair gara-gara gas rumah kaca, semuanya karena aktivitas manusia. Sayangnya bumi ga bisa ngomong, yang dikasih kemampuan ngomong cuma manusia. Terus gimana? sebenernya bumi yang butuh kita atau sebaliknya sih? @akujugaterdampak #akujugaterdampak #krisisiklim

181 39

“There is a need to act now” I’m honored to represent the youth and invited to speak in front of the leaders of company, NGO, non-profit and government, together with the other 3 smart young people from Singapore, India and Malaysia on this special occasion: Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil “Shared Responsibility” With #climatecrisis that are happening, #sustainability is no longer a choice for a company. This should be a mandatory action to take. It is proven in the next slide, that big company like #PepsiCo and #Walmart has their sustainability roadmap. The #RSPO also launched a Smallholder Trainer Academy so that the farmers can learn how to produce #palmoil that is good for the earth and society. The director of RSPO bravely responded to @gretathunberg message “how dare you” and said “yes we dare!” A better future and practice for this commodity is possible, I witnessed how all the stakeholder came together to make sustainable palm oil the norm. There is a strong check & balances from NGO and non-profit also. They dare to change, so are you dare to support their journey and buy only sustainable products?

192 6

Kenalin, 5 pemuda Indonesia yang terpilih untuk mengikuti Roundtable Conference on Sustainable Palm Oil ke 17 Menghadiri acara seperti ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri karena bisa berinteraksi hangat dengan Direktur #RSPO Indonesia dan juga bertemu dengan banyak pemimpin perusahaan maupun LSM lokal dan internasional Selain kita belajar lebih banyak tentang #sustainablepalmoil , secara tidak langsung acara tersebut jg mengajarkan tentang bagaimana menjalin koneksi, berpenampilan dan merepresentasikan diri. Tipsnya sih kalau datang ke acara seperti ini bawa kartu nama, pake baju yang bagus dan latian perkenalan diri 😂 (emot ketawa karena w sangat tidak prepare) #youthinsustainability #youthforsustainability

147 4

Apa hubungannya orang utan sama produk kecantikan? 😆 . Faktanya, ada lebih dari 50,000 orang utan di Kalimantan dan Sumatra yang mati karena pembukaan lahan kelapa sawit. Mereka kehilangan habitatnya dan diprediksi akan punah dalam 25 tahun kedepan 😢 (udh g punya tempat tinggal, makan juga susah) . Tapi dilain sisi, kita ga bisa lepas dari penggunaan minyak sawit. Bahkan produk kecantikan yg beredar dipasaran banyak mengandung turunan sawit seperti ‘sodium laureth’ dan ‘lauryl sulphate’ . Sampai skrg menurutku belum ada solusi umum utk masalah ini, tp kl dr aku udah mulai cari dan pakai produk alternatif, salah satunya beli sabun @kabardaridesa 🌱🙈 it’s locally made, natural, palm oil free and (most importantly) harganya terjangkau banget. Udah gitu enak aseli sabunnya bikin bersiiih . Sebenernya banyak bgt inisiatif lokal yg bisa kita dukung untuk melestarikan lingkungan, kalo kamu dukung produk apa? 😄

PEOPLE ALSO VIEWED

Looking for the next influencer in Indonesia to work with?
Have you considered to work with the following influencers?

3.7M
-
4.60 %
Indonesia Singer
25.6K
-
5.30 %
Indonesia
1.2K
307 / post
0.25 %
Indonesia Design, Art, Celebrities
3.3K
196 / post
2.40 %
Indonesia
1.2K
56 / post
5.30 %
Indonesia Art, Design
51.7K
-
-
Indonesia
1.9K
73 / post
0.04 %
Indonesia
41.9K
-
0.50 %
Indonesia Fitness, Coaching, Training
1.3K
70 / post
4.20 %
Indonesia Technology, Film, Music & Books, Cars & Motorcycles, Celebrities
10.6K
26 / post
0.70 %
Indonesia Design, Art
35.6K
110 / post
0.30 %
Indonesia Photography, Film, Music & Books, Technology, Nature & Outdoors, Travel
26.6K
-
-
Indonesia
61K
-
0.50 %
Indonesia
6.9K
-
29.30 %
Indonesia Modeling, Actors
38.8K
-
6.90 %
Indonesia Actors, Modeling