Estheridayanti's Instagram Audience Analytics and Demographics

@estheridayanti

Indonesia

est▓▓▓▓▓@gmail.com
Kuta
Indonesia

Business Category

-

StarNgage Profile

Free Promotion Count

0

Paid Campaign Count

0

Get Our Influencer Rate Card Today!

A brand new way for you to compare the rates of influencers across the world.

Learn More

PROFILE OVERVIEW OF ESTHERIDAYANTI

Average engagement rate on the posts is around 2.80%. The average number of likes per post is 191 and the average number of comments is 7.

60.47% of the followers that engaged with estheridayanti regularly are from Indonesia, followed by United States at 16.28% and Philippines at 6.98%. In summary, the top 4 countries of estheridayanti's posts engager are coming from Indonesia, United States, Philippines, Armenia.

Check estheridayanti's audience demography. This analytics report shows estheridayanti's audience demographic percentage for key statistic like number of followers, average engagement rate, topic of interests, top-5 countries, core gender and so forth.

Followers
6,925
Avg Likes
191
Avg Comments
7
Posts
1,895
Global Rank
-
Country Rank
-
Category Rank
-

GENDER OF ENGAGERS FOR ESTHERIDAYANTI

Female
0 %
Male
0 %

AUDIENCE COUNTRIES OF ESTHERIDAYANTI

  • Indonesia 60.47 %
  • United States 16.28 %
  • Philippines 6.98 %
  • Armenia 4.65 %

RECENT POSTS

185 6

KASIH ATAU KEBENCIAN?• • Covid-19 membawa dampak buruk, tetapi juga mengungkapkan hal yang baik.  Seorang nenek berusia 96 tahun di sebuah rumah lansia menjahit masker untuk para pekerja medis.  Ia berkata, “Saya tidak bisa membuat masker untuk seluruh dunia, tapi cukup untuk orang di sekitar sini.” Ada lagi, seorang penjual bakso asongan memberikan sarapan gratis buat pengemudi ojek online.  Di Amerika, ada seorang pasien yang baru pulang dari RS, tapi masih harus berjuang melawan sakitnya, sedangkan ia tinggal sendirian.  Ternyata setiap hari ada saja tetangga atau orang tak dikenal menaruh makanan dan kebutuhan sehari-hari di pintunya. • • Masih banyak cerita kebaikan yang kita dengar, bukan hanya di satu negara, tetapi dari berbagai belahan dunia.  Tidak ada yang memaksa, tidak ada yang menyuruh.  Hal ini membuktikan bahwa natur manusia adalah “kasih.” Manusia hidup karena kasih, meresponi kasih, dan bertumbuh dengan baik dalam lingkungan yang penuh kasih.• • Sebaliknya, kebencian bukanlah hal yang natural, melainkan diserap dari lingkungan. Menjadi teroris adalah hasil indoktrinasi, dan kebencian timbul karena ditanamkan.  Tapi, karena bukan natur manusia, maka kebencian akan menggerogoti manusia.  Kebencian menghilangkan akal sehat seseorang, sehingga ia tidak bisa membedakan antara kebenaran dan kebohongan, cenderung percaya pada kebohongan. Kebencian mengubah struktur otak, memicu hormon tertentu yang menyebabkan kecemasan, depresi, insomnia, dan penyakit kronis.• • Kata Nelson Mandela, “Tidak ada orang yang lahir membenci orang lain karena warna kulitnya, latar belakangnya, atau agamanya.  Orang harus belajar untuk membenci, dan bila mereka bisa belajar untuk membenci, mereka bisa belajar untuk mencintai, karena cinta lebih natural di hati manusia daripada sebaliknya.” Mari belajar mencintai. (Esther Idayanti)• • SAYA MEMUTUSKAN UNTUK MENGASIHI.  KEBENCIAN ADALAH BEBAN YANG TERLALU BESAR UNTUK DITANGGUNG (Martin Luther King, Jr.)

223 6

ENJOY AJA• • Menjadi single dalam budaya di mana pernikahan menjadi penekanan memang tidak mudah.  Apalagi banyak film menggambarkan konsep bahwa belum “lengkap” kalau belum menemukan tambatan hati.  Sebuah studi yang dimuat dalam European Journal of Social Psychology tahun 2008 menyatakan bahwa  orang sering berpikir bahwa para single ini hidupnya tidak bahagia.  Tetapi sebenarnya stereotipe ini tidak benar.  Bahkan studi itu menyatakan tingkat kebahagiaan mereka mirip dengan mereka yang berkeluarga.  Bagi para single, berikut ini beberapa keuntungan yang Anda miliki:• • PIKIRAN DAPAT FOKUS. Bila menikah, seseorang perlu memikirkan pasangan dan anak-anaknya.  Kadang konflik walaupun kecil dapat membuat seseorang terganggu dan tidak fokus.  Sebagai single, Anda bisa memusatkan perhatian, membangun karir, dan berkonsentrasi penuh dengan apa yang Anda kerjakan. Tidak heran menurut pengamatan Zola Yoana pendiri Heart Inc, kebanyakan jomblo memiliki karir bagus dan berpendidikan tinggi.• • HIDUP LEBIH BEBAS.  Tidak diomelin karena terlalu lama di kamar mandi.  Tidak perlu minta ijin kalau ingin pergi dengan teman.  Tidak harus bangun tengah malam mengganti popok.  Itu hanya sebagian dari keuntungan menjadi jomblo.  Masih banyak keuntungan lain yang bisa Anda syukuri. • • KEHIDUPAN YANG KAYA & BERMAKNA.  Penelitian dari Bella DePaulo yang dipaparkan di American Psychological Association menyatakan bahwa para single ini menikmati pertumbuhan/personal growth lebih dari mereka yang menikah.• • Jadi, Anda bisa menerima kehidupan single sebagai berkat, seperti juga orang-orang yang menikah menerima pernikahan mereka sebagai berkat.  Dua hal itu tidak bisa dibandingkan, yang satu kurang baik dan yang lain lebih baik, tetapi tergantung bagaimana masing-masing menjalaninya.  Kadang kehidupan single yang bermakna, lebih baik dari memaksakan menikah dengan orang yang salah lalu penuh masalah. (Esther Idayanti).• • KEHIDUPAN TIDAK DIMULAI KETIKA ANDA MENIKAH.  KEHIDUPAN DIMULAI SEKARANG.

191 15

Hasil dari survei yang saya lakukan di IG story saya, ternyata banyak yang ingin membahas topik pernikahan. Ayo ngobrol tentang pernikahan Rabu ini jam 6 sore. See you & ajak teman-teman Anda! 😊

328 30

REKAYASA DODOL• • Saya ingat dulu setelah kembali ke kota tempat saya kuliah sehabis liburan, tante saya menitipkan dua bingkisan. Yang satu untuk saya, yang satu lagi akan diambil oleh anak temannya. Berat-berat dibawa ternyata isinya cuma dodol. Si tante rupanya sedang merekayasa perjodohan melalui dodol! Memang masa jomblo saya cukup panjang, sehingga keluarga berpikir mungkin saya butuh bantuan. Pertanyaan wajib yang ditanyakan ayah saat interlokal adalah, "Sudah ada belum?" dan jawaban klise dari saya, "Tenaaangg...!" Namun, usia semakin bertambah, bursa calon semakin menipis. Dari menghadiri pernikahan teman-teman, hingga  menghadiri ulang tahun anak mereka. Lalu bagaimana?• • APA YANG PENTING? Sebenarnya bila nanti saya meninggal, saya rasa tidak ditanya, "Sudah menikah belum?" Tetapi hal yang harus saya pertanggung jawabkan adalah, "Apakah tugas yang diberikan Tuhan saat kamu di dunia sudah diselesaikan?" Kalau menurut Tuhan untuk menyelesaikan tugas itu saya perlu pendamping, sudah pasti saya menikah. Keuntungan terbesar menjadi jomblo adalah bisa fokus pada Tuhan dan melakukan tugas dari-Nya.• • UBAH IDEALISME. Orang khawatir karena  merasa seharusnya ia menikah. Tapi lebih baik ubah idealisme Anda. Maksudnya, kalau menikah baik, tidak menikah juga tidak mengapa.  Bila belum tiba pada titik ini, seseorang akan terus gelisah, cenderung “agresif” mencari-cari pasangan.• • BELAJAR MERASA PUAS. Sendiri atau berdua, yang penting adalah seseorang bisa menikmati dan bersyukur atas hidupnya.  Bila ia tidak merasa bahagia sendiri, jangan harap akan bahagia berdua. Kebahagiaan adalah pilihan, bukan hasil keadaan.• • Teruslah berharap mendapat jodoh, berdoa untuk jodoh, bermimpi untuk bertemu jodoh.  Tetapi jangan anggap hidup Anda kurang lengkap tanpa pasangan. Kehidupan Anda bisa bermakna, tanpa harus berdua. (Esther Idayanti)

145 1

KESEPIAN GARA-GARA "SOCIAL DISTANCING"• • Seorang rapper di Amerika memasang selfie di akunnya dan menulis “Coronavirus mungkin hal yang paling menyebabkan kesepian.” Bagi mereka yang punya keluarga, social distancing mungkin tidak terasa terlalu sepi.  Tetapi buat para jomblo yang tinggal sendiri atau mereka yang berada di kost jauh dari keluarga, social distancing bisa memicu kesepian. • • Kita kesepian karena merasa terpisah dengan orang lain, tinggal sendirian.  Kita juga merasa kesepian karena tidak bisa tertawa-tawa dengan orang-orang yang biasanya kita jumpai di kampus atau tempat kerja.  Apa yang bisa kita lakukan?• • OLAH RAGA.  Anda bisa buka youtube untuk mengikuti olah raga ringan di tempat.  Tidak butuh tempat yang luas, di kamar juga bisa.• • BELAJAR.  Banyak waktu untuk belajar secara online.  Anda bisa belajar bahasa baru (Duolingo, Memrise, dll), belajar masak lewat Youtube,  bahkan belajar gratis dari berbagai universitas beken seperti Harvard, MIT.• • ONLINE RELATIONSHIP.  Anda bisa hubungi keluarga atau reuni dengan teman-teman menggunakan video call.  Anda juga bisa menciptakan berbagai acara bersama melalui online.  Contohnya, baca buku bersama, lalu membahasnya secara online.  Bawa kopi masing-masing, sambil mengobrol soal film/sinetron favorit Anda.  Atau menonton pagelaran musik online bersama.  Menurut penelitian, pengalaman bersama meningkatkan hubungan sosial, dan hubungan sosial sangat penting dalam kesehatan fisik maupun mental seseorang.• • Intinya, Anda perlu menciptakan kesibukan sendiri dan jangan malas menelepon orang lain.  Sebenarnya istilah yang tepat mungkin bukan “social distancing” tetapi “geographical distancing”, karena Anda tetap bisa bersosialisasi, walaupun menjaga jarak secara fisik. (Esther Idayanti) • • MASA-MASA KESEPIAN DAN TERISOLASI DALAM KEPOMPONG ADALAH MASA DI MANA ULAT MEMBENTUK SAYAPNYA (Mandy Hale) 🦋

165 2

APRIL FOOL’S DAY• • April Fool’s Day atau April Mop (tanggal 1 April) adalah hari di mana orang mengelabui orang lain untuk bercanda. Namun kemudian mereka menjelaskan hal yang sebenarnya dan tertawa bersama.  Saat April Fool’s Day tahun 1976, stasiun radio BBC mengajak pakar fisika Patrick Moore untuk mengumumkan bahwa jam 9:47 pagi akan terjadi “Jovian-Plutonian gravitational effect”, di mana planet akan tersusun sedemikian rupa, sehingga gravitasi di bumi akan berkurang.  Tentu saja ini hanya bercanda, karena tidak ada yang namanya ”Jovian-Plutonian gravitational effect.” Tidak disangka, kantor BBC dibanjiri para penelepon yang mengatakan bahwa mereka merasakan efeknya!• • Apa yang orang percayai memengaruhi apa yang ia lihat dan rasakan.  Tidak heran kalau orang percaya pada ramalan bahwa ia akan beruntung, lalu ia merasa mendapatkan untung besar. Sebaliknya kalau ia diramal bakal sial, maka ia merasa bisnisnya mendadak banyak masalah dan merugi.  Contoh lain, setelah mendengar cerita-cerita gaib, orang merasa melihat sesuatu, padahal orang yang tidak mendengar hal-hal gaib tidak melihat apa-apa. • • Hai ini juga yang membuat orang mengabaikan fakta, karena ia ingin melihat apa yang ia percayai terjadi. Bila tidak hati-hati, seseorang bisa terseret dalam kebohongan, tetapi yakin bahwa ia benar!  Menurut artikel di Journal of The American Academy of Psychiatry and the Law, pembohong patologis (penyakit kejiwaan) percaya pada kebohongan yang ia katakan sendiri, sampai ia mengalami delusi dan tidak• hidup dalam kenyataan lagi. • April Mop sudah lewat, tetapi masih ada saja orang yang percaya pada kebohongan.  Bagi mereka kenyataan terlalu sulit diterima. Namun, hanya di atas kebenaran saja, apa yang kita bangun akan bertahan.  Biarlah kita menjadi orang-orang yang mencintai kebenaran. (Esther Idayanti)• • DEFINISI KEBODOHAN: MENGETAHUI KEBENARAN, MELIHAT KEBENARAN, TETAPI MASIH PERCAYA PADA KEBOHONGAN.

298 7

RETAK• • Peter Cropper adalah seorang pemain biola yang terkenal di Inggris.  Suatu saat ia dipinjami oleh London's Royal Academy of Music sebuah biola Stadivarius yang berusia 258 tahun untuk digunakan di konser-konsernya.  Harga biola itu diperkirakan sekitar $250.000. • • Pada malam pertama konser, tidak sengaja Peter tersandung dan biola yang sangat berharga itu retak!  Ia sangat menyesal, sedih, merasa bersalah, campur aduk.  Tapi kemudian seorang penjual biola memperkenalkannya dengan seorang pakar pengrajin biola yang dapat memperbaiki biola itu.  Ternyata perbaikan yang memakan waktu selama satu bulan itu sangat sempurna, sehingga kerusakan biola itu tidak terlihat, bahkan ketika dimainkan suaranya lebih bagus dari sebelumnya. • • Seperti itu juga, kehidupan kita kadang retak karena kita hidup di dunia yang penuh dengan keretakan: keluarga yang retak, janji yang tidak ditepati, kesehatan yang sangat rentan, bisnis yang mendadak goncang, dll.  Mungkin dalam hati kita juga masih mengalami keretakan akibat ditinggalkan, dikhianati, dikecewakan, atau mengalami ketakutan. Hati kita remuk redam.• • Tetapi, seperti biola itu, kita dapat meminta bantuan “the Master craftman” yaitu Dia yang menciptakan hidup dan hati kita, untuk membuat kita utuh kembali.  Ketika kita menyerahkan semua pecahan hidup kita pada-Nya maka Ia dapat membuat hidup kita lebih baik dari sebelumnya. (Esther Idayanti)• • TUHAN DAPAT MEMULIHKAN HIDUP YANG HANCUR. TETAPI ANDA PERLU MEMBERIKAN SELURUH POTONGAN-POTONGANNYA PADA-NYA.

177 3

TETAP WARAS• ° Bagaimana tetap “waras” di tengah Covid-19 ini? Bagaimana menemukan keseimbangan antara yang positif dan negatif?  Jangan terlalu optimis (“Oh, saya tidak bakal kena. Kumpul-kumpul gak papa.”). Tapi juga jangan terlalu pesimis (“Dunia kiamat.  Manusia akan habis karena Covid-19.” “Aku akan mati karena Covid-19.”)• ° Sedikit pesimis membuat kita berhati-hati, menjaga kebersihan, tinggal di rumah, berhemat dll.  Sedikit optimis juga penting supaya kita tidak mati ketakutan atau tenggelam dalam depresi.  Walaupun tragedi Covid-19 ini bukan hal yang ringan, tetapi kita tetap perlu menjaga perspektif dan memelihara harapan. • • Mudah sekali menjadi pesimis, mengingat media, medsos dan grup WA/Line penuh berita Covid-19.  Bagaimana menjaga agar kita tetap positif? • • TEMAN. Gunakan waktu-waktu ini untuk menghubungi teman dan keluarga Anda.  Banyak waktu untuk mengobrol dan saling mendukung. Kota Fort Wayne, di Amerika, mendorong para penduduknya untuk membagikan kasih di tengah “social distancing” yang memisahkan mereka.  Masyarakat diajak untuk berdiri di luar rumah setiap jam 7 malam dan melambaikan tangan pada para tetangga. • • KEBAIKAN. Covid-19 menyebabkan hal yang buruk, tapi juga membangkitkan hal yang baik dari manusia.  Di mana-mana orang melakukan penggalangan dana, tanpa memandang latar belakang.  Para penyanyi mengadakan konser, pemesan ojek online membelikan makanan buat sopir ojek, bahkan masyarakat saling membantu orang yang dijumpainya. Bangsa-bangsa juga saling mendukung,  Cuba mengirimkan dokter-dokternya ke Italia, China mengirim bantuan ke Indonesia dan tim kesehatan ke  Iran, dll.• • Pepatah Tibet mengatakan bahwa tragedi seharusnya digunakan sebagai sumber kekuatan. Tidak peduli tantangan apa yang dialami, atau berapa pahit pengalaman tersebut, kalau kita kehilangan harapan, itulah tragedi yang sesungguhnya. (Esther Idayanti)• • CARA ANDA MELEWATI TRAGEDY ADALAH DENGAN MELIHAT HAL-HAL BAIK DALAM KEHIDUPAN. (Rudy Guliani)

187 7

DEADLINE• • Presiden Trump memberikan pernyataan hari Selasa lalu bahwa ia berharap negaranya bisa “kembali bekerja” pertengahan April ini setelah serangan covid-19.  Tetapi, Dr. Anthony Fauci, ketua National Institute of Allergy and Infectious Diseases, mengatakan bahwa tenggat waktu itu seharusnya fleksibel, karena bukan kita, melainkan viruslah yang mengatur waktunya!• • Waktu memang bukan di tangan kita.  Hal ini tentunya sangat mengganggu bagi kita yang terbiasa membuat rencana, menetapkan tenggat waktu (deadline) dan target yang akan dicapai. Bukan hanya para pengusaha, tetapi para siswa tidak tahu kapan ia akan lulus, para dokter dan perawat tidak tahu kapan bisa istirahat, dan kita semua tidak tahu kapan pandemi ini berakir. Satu bulan?  Tiga bulan?  Tidak ada yang tahu.• • Bila Anda ketik di Google tentang “deadline” hampir semua artikel menulis tentang pentingnya deadline, bagaimana menetapkan deadline, mendorong tim bekerja sesuai deadline dll.  Tetapi mari hari-hari ini kita belajar hidup tanpa deadline.  Semakin menetapkan deadline, semakin kita stres.  Kapan bisa mulai kegiatan lagi? Tidak ada yang tahu.• • Mari belajar dari para seniman, yang bisa menciptakan keindahan tanpa deadline.  Mari belajar fokus pada pertumbuhan, bukan hasil.  Maksudnya, di saat-saat seperti ini, kita bisa menumbuhkan hubungan dengan keluarga, mengembangkan diri, banyak membaca, dan melakukan hal yang berguna untuk sesama yang membutuhkan.  Mari belajar menikmati hidup dengan berjalan, bukan berlari.  Anggap saja setelah bertahun-tahun hidup di bawah deadline, saat ini adalah waktunya Anda beristirahat.  Hanya satu caranya, lepaskan keinginan untuk mengontrol hidup Anda. (Esther Idayanti)• • KURANGI KECEPATAN DAN NIKMATI KEHIDUPAN ANDA. HIDUP BUKANLAH PERTANDINGAN LARI.

129 0

BAYI ATAU PERCERAIAN?• • “Social distancing” yang mengharuskan pasangan berada di rumah selama berminggu-minggu akan menghasilkan banyak bayi atau perceraian? Mudah-mudahan tidak benar, tapi para pengacara meramalkan perceraian. Di Dazhou, Cina, ada 300 pasangan mendaftar untuk bercerai dalam 3 minggu setelah “lock down” Covid-19.  Di distrik lain, petugas kewalahan karena pendaftar per hari sudah melampaui batas. • • Penyebabnya, karena di lokasi terbatas tanpa teman dan kegiatan di luar yang menjadi selingan, maka fokus seseorang melulu pada pasangannya. Keadaan ini sama dengan astronot luar angkasa yang tinggal bersama dalam lingkungan yang terbatas. Menurut astronot Valentine Lebedev, 30% waktu mereka terdiri dari konflik. Bedanya, mereka telah dipersiapkan. Kita juga bisa belajar mengelola konflik saat social distancing supaya tidak berkepanjangan. • • BERBAGI.  Anda bisa berbagi teritori, contohnya yang satu bekerja di ruang tamu, yang lain di kamar.  Bila perlu berbagi waktu saat menonton TV, supaya tidak berebut remote control.• • FOKUS PADA BAGIAN ANDA.  Jangan menyuruh pasangan Anda melakukan sesuatu hanya gara-gara ia ada di sana, padahal biasanya ia tidak melakukannya. Contoh, mumpung di rumah, diminta menyuapi bayi tiap hari. Jangan terlalu banyak berkomentar.  Kalau pasangan Anda melakukan hal-hal yang membuat Anda terganggu, lebih baik Anda menyingkir, daripada memulai pertikaian.• • ATUR “MOOD”. Bukan hanya virus, tetapi mood juga menular.  Jaga sikap dan perkataan Anda, jangan terlalu banyak komplain atau mengungkapkan kekhawatiran setelah membaca berita Covid-19.• • Greg dan Rose Yerex (60 tahun), pasangan yang dikarantina selama 14 hari di kamar sempit di Diamond Princess Cruise mengatakan bahwa karantina justru memperbaiki hubungan mereka.  Pasangan yang sudah menikah selama 34 tahun ini kembali belajar bicara hati ke hati, “Bersama-sama 24 jam sehari selama 2 minggu, membuat kami belajar tentang ketakutan, harapan dan impian masing-masing.” (Esther Idayanti)• • PADA AKHIRNYA, ANDA BISA FOKUS PADA APA YANG MEMISAHKAN ANDA ATAU APA YANG MENYATUKAN ANDA.

114 1

VIDEO CONFERENCING• • Sejak “social distancing” diberlakukan, orang bekerja, belajar, dan bersosialisasi secara online.  Arisan, perayaan ulang tahun, pertemuan ibadah juga dilakukan melalui video conferencing.  Bahkan, Wakil Presiden menghimbau silaturahmi lebaran dilakukan melalui video call daripada mudik secara fisik guna mencegah penyebaran Covid-19.  Memang bagi yang baru menggunakannya, pertemuan online rasanya agak kagok, tetapi lama-kelamaan terbiasa juga.  Berikut ini beberapa tips:• • TEMPAT.  Persiapkan tempat yang tenang dan beritahu keluarga bahwa Anda akan mengadakan pertemuan online supaya mereka menjaga ketenangan dan tidak lalu lalang.  Walaupun Anda bisa melakukannya di mana saja, hargai rekan-rekan Anda dengan memilih tempat yang tetap, maksudnya jangan sambil jogging atau berada di pinggir jalan sehingga terdengar suara kendaraan bila Anda bicara.• • BACKGROUND.  Rapikan latar belakang Anda.  Latar belakang yang berantakan akan mengganggu penyampaian pesan Anda, karena bisa mengacaukan fokus rekan Anda.• • PAKAIAN. Walaupun Anda di rumah, berpakaianlah dengan rapi.  Jangan melakukan meeting online mengenakan daster atau kaos.  Anda tetap nampak profesional walaupun bekerja di rumah.• • Ada yang hilang pada video conferencing yaitu ekspresi tubuh dan kontak mata langsung, sehingga tidak bisa diketahui apakah peserta tertarik atau bosan, mengerti atau tidak.  Karena itu disarankan Anda memberi afirmasi seperti anggukan kepala dan mengarahkan mata ke kamera, bukan ke layar atau laptop Anda. • • Hal lain yang hilang adalah keakraban seperti gurauan, empati, chit-chat (ngobrol hal sepele) dan perasaan lainnya yang tidak bisa tersampaikan.  Selain karena ada delay dalam transmisi, juga karena biasanya orang kagok bergurau dilihat puluhan pasang mata di layar. Untuk menambah keakraban, Anda bisa tanyakan bagaimana kabar mereka atau apa yang dilakukan di rumah saat social distancing ini (Esther Idayanti)• • MAYORITAS RAPAT HARUSLAH BERUPA DISKUSI YANG MENUJU PENGAMBILAN KEPUTUSAN (Patrick Lencioni)

206 20

I CHOOSE JOY• • Delilah adalah salah satu penyiar paling banyak didengarkan di Amerika. Tetapi kehidupan pribadinya tidak seindah karirnya.  Dua putranya meninggal, yang satu meninggal karena penyakit (16 tahun), dan yang satu lagi meninggal karena bunuh diri (18 tahun). Tidak ada yang paling menyedihkan dari seorang ibu yang kehilangan anaknya, bukan satu tapi dua. Walaupun sama sekali tidak mudah, Delilah berhasil melalui masa-masa sulit tersebut.• • Menurut Delilah, imannya membantunya melalui semua itu.  Katanya, “Sementara saya masih memiliki hari ini, sementara Tuhan masih memberi 24 jam, saya dapat menghabiskannya dengan berduka dan depresi karena apa yang telah hilang, atau saya dapat menghabiskannya dengan bersuka cita dengan anak-anak yang masih membutuhkan saya... Jadi, saya memilih hidup.  Saya memilih bersuka cita.  Saya memilih untuk menginvestasikan energi pada orang-orang yang Tuhan taruh dalam hidup saya hari ini.”• • Memilih untuk bersuka cita bukan berarti tidak merasakan kepedihan.  Manusia memiliki emosi, dan bisa merasakan kekhawatiran, ketakutan, kesedihan dll.  Tetapi kita bisa memilih respon kita ketika menghadapi sesuatu. • • Penelitian ilmiah menyatakan bahwa kebahagiaan adalah pilihan yang bisa dilakukan oleh setiap orang. Caranya, sedikit berusaha. Contohnya dengan mendengarkan musik yang gembira.  Cara lain adalah dengan memilih untuk berada di tengah orang-orang yang positif. Selain itu, pikirkan hal-hal yang menyenangkan. Menurut Rick Hanson, neuropsychologist, otak memilki “negativity bias” atau bereaksi kuat terhadap berita buruk. Karena itu kita perlu melawannya dengan memikirkan hal yang positif.  Yang tidak kalah pentingnya adalah bersyukur. Orang yang penuh syukur biasanya bisa mengapresiasi hal-hal sederhana.  Kata William James, “Manusia dapat mengubah hidupnya dengan cara mengubah sikapnya.” (Esther Idayanti)• • SUKA CITA TIDAK TERJADI BEGITU SAJA PADA KITA. KITA HARUS MEMILIH BERSUKA CITA, DAN MEMILIHNYA SETIAP HARI (Henri Nouwen)

PEOPLE ALSO VIEWED

Looking for the next influencer in Indonesia to work with?
Have you considered to work with the following influencers?

69.1K
2K / post
0.70 %
Indonesia Photography, Portraits, Modeling
403.6K
-
4.10 %
Indonesia Fashion, Lifestyle, Modeling
58.5K
-
1.50 %
Indonesia
77.1K
-
0.10 %
Indonesia
1.5K
87 / post
8.30 %
Indonesia Photography, Nature & Outdoors, Architecture
3.1K
555 / post
-
Indonesia Film, Music & Books, Technology, Cars & Motorcycles, Photography
735.4K
290 / post
1.50 %
Indonesia Food, Cooking
38.8K
-
-
Indonesia
2K
1K / post
0.51 %
Indonesia
30.3K
-
1.60 %
Indonesia Music, Modeling
1.6K
14 / post
8.10 %
Indonesia Film, Music & Books, Photography, Technology
6.3K
-
2.20 %
Indonesia
349.6K
-
-
Indonesia Beauty, Art, Business
119.5K
-
0.90 %
Indonesia Travel, Photography
2.8K
-
0.05 %
Indonesia