Pemkabpacitan's Instagram Audience Analytics and Demographics

@pemkabpacitan

Indonesia

covid19.pacitankab.go.id Aspirasi: wadul.pacitankab.go.id E: F: facebook.com/pemkabpacitan T: twitter.com/pemkabpacitan
pem▓▓▓▓▓@pacitankab.go.id
Indonesia

Business Category

-

StarNgage Profile

Free Promotion Count

0

Paid Campaign Count

0

Get Our Influencer Rate Card Today!

A brand new way for you to compare the rates of influencers across the world.

Learn More

PROFILE OVERVIEW OF PEMKABPACITAN

Average engagement rate on the posts is around 3.00%. The average number of likes per post is 839 and the average number of comments is 6.

Check pemkabpacitan's audience demography. This analytics report shows pemkabpacitan's audience demographic percentage for key statistic like number of followers, average engagement rate, topic of interests, top-5 countries, core gender and so forth.

Followers
28,048
Avg Likes
839
Avg Comments
6
Posts
1,789
Global Rank
835,757
Country Rank
38,277
Category Rank
-

GENDER OF ENGAGERS FOR PEMKABPACITAN

Female
0 %
Male
0 %

RECENT POSTS

2,348 11

Presiden, Maksimalkan Pemanfaatan Bendungan Tukul Akhirnya bendungan senilai 916 Miliar resmi dapat dioperasikan, usai Presiden RI Joko Widodo menekan tombol sirine, hari ini (14/02) di Bendungan Tukul, Arjosari, Pacitan. Dihadapan sejumlah Menteri, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Pacitan Indartato, Joko Widodo meminta Pemprov maupun Pemda benar-benar memaksimalkan investasi yang digarap selama 6 tahun tersebut. "Saya minta agar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah dan juga memudahkan penyediaan air bersih," harap Presiden. Selain memberikan dampak positif bagi perekonomian, pertanian maupun pariwisata, konsep pembangunan Bendungan Tukul sekaligus mengusung peran penting dalam mengendalikan bencana kekeringan saat kemarau maupun banjir saat musim hujan. Kabar tersebut tentu angin segar bagi masyarakat Kabupaten Pacitan. Secara detail Presiden mengungkap 8,7 juta meter kubik air yang dipunyai Bendungan Tukul memungkinkan para petani untuk meningkatkan indek pertanaman, karena sebelumnya 1 kali tanam padi dan palawija per tahun, kini dimungkinkan dapat 2 kali tanam padi dan 1 kali palawija. Usai penandatanganan prasasti, bersama Bupati, Gubernur dan rombongan lain Presiden menyempatkan diri meninjau langsung Bendungan Tukul. (bd/pren/tk/DiskominfoPacitan). Foto : Dok BPMI Setpres

3,014 22

Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 14 Februari 2021, diagendakan untuk meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Karanggede, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Dari Sleman, perjalanan berlanjut menuju lokasi peresmian Bendungan Tukul dengan helikopter Super Puma TNI AU. Untuk diketahui, Bendungan Tukul merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air di wilayah sekitarnya sehingga suplai air irigasi akan tetap terjaga. Kehadiran bendungan dapat bermanfaat sebagai sumber air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Turut serta dalam kunjungan kerja tersebut di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto. Jakarta, 14 Februari 2021 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Website: https://www.presidenri.go.id YouTube: Sekretariat Presiden

1,680 32

Selamat Datang Presiden Republik Indonesia Bapak @jokowi di Kabupaten Pacitan Dalam Rangka Peresmian Bendungan Tukul Pacitan #pemkabpacitan

374 1

Agen Maupun pangkalan Gas Lpg 3 Kg Harus Dewasa dan Satu Persepsi Beberapa waktu belakangan ketersediaan Gas Lpg 3 kg selalu dilaporkan dalam kondisi tercukupi untuk seluruh masyarakat, malahan kuota gas melon tersebut melebihi kuota yang ada. Hal tersebut justru membuat salah satu agen di kabupaten Pacitan menurunkan harga dari Harga Eceran Tertinggi (HET), keputusan tersebut akhirnya berdampak pada kecemburuan masing-masing agen. Jika ditinjau dari peraturan keputusan agen tersebut tentu tidak melanggar hukum, meski merugikan agen-agen yang lain. Situasi itu segera disikapi Pemerintah melalui Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Pacitan dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Madiun. Pada hakikatnya menjadi agen pendistribusian gas melon tidak sepenuhnya bisnis oriented yang hanya bertumpu pada laba semata. Agen maupun pangkalan harus sepenuhnya patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku. Jika tidak, siapapun berpotensi terjerat tindak pidana jika memaksakan diri keluar dari rel yang ada. Dari forum yang dipandegani Disperindag Pacitan siang ini ( 11/02) Agus mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan pemerintah, dan dirinya mengaku tidak alergi terhadap aspirasi dan masukkan. Namun ia meminta pola berfikir masing-masing agen maupun pangkalan untuk lebih didewasakan. “Gas 3 kg ini adalah amanah dari pemerintah untuk warga masyarakat,” ujar dia dewasa. Selebihnya dirinya setuju menjadi bagian masing-masing pelaku gas melon untuk berdiskusi guna menemukan penyelesaian dari masalah yang ada. Agus tidak keberatan jika paguyuban yang telah terbentuk dijalin semakin kuat melalui berbagai komunikasi guna menghindari kesalahpahaman antar agen dan pangkalan di kemudian hari. Usai diskusi tersebut Disperindag Pacitan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara masif, untuk menghindari gesekan-gesekan yang tidak penting yang justru bakal merugikan agen, pemerintah maupun masyarakat pengguna gas Lpg bersubsidi. “Antar agen jangan ada geb lagi,” tambah Heru Sukrisno Kadis Perindag Kepada Tim Liputan Diskominfo Pacitan. (bd/pren/ryt/ss/dzk/rch/tk/DiskominfoPacitan).

509 5

4435 Warga Mulai Sekarang Murah Air Bermodal hubungan persahabatan yang terus terjalin antara Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, akhirnya lahir satu hibah berupa program sarana air bersih dalam wadah Grassroots. Bantuan senilai 1,1 Miliar tersebut bertempat di Desa Sidomulyo, Kebonagung. Dimulai pelaksanaannya pada awal tahun 2020 akhirnya kelar 8 bulan kemudian. Sementara program ini didukung sepenuhnya oleh Wahana Anak Bangsa Peduli Indonesia Maju (WABPIM). Hari ini Indartato, Bupati Pacitan menjadi saksi komitmen dua negara tersebut. Melalui penandatanganan prasasti proyek yang ternyata sempat mundur 2 bulan karena pandemi Covid-19. “Saya terharu, karena nanti 4435 jiwa tidak akan lagi mengalami kesulitan untuk mendapat air bersih,” ungkap Bupati usai penandatanganan (11/02) di Ruang Transit Pendopo Kabupaten Pacitan. Pada kegiatan yang diselenggarakan secara virtual itu Pak In juga menyebut masalah air bersih di kabupaten Pacitan baru tergarap 60 persen, sisanya masyarakat masih kesulitan mendapatkan akses air bersih dan berkualitas pada musim kemarau. Sementara Komjen Jenderal Jepang Tani Masaki pada sambutannya berharap masyarakat Desa Sidomulyo bersedia menerima bantuan tersebut dengan senang hati, akhirnya bisa dimanfaatkan dalam waktu yang panjang. “Ingin sekali kami melihat langsung proyek tersebut, namun pandemi sementara memisahkan kita,” kata Masaki. Pihaknya juga berharap masyarakat Sidomulyo bersedia belajar untuk merawat bantuan tersebut dengan baik, sehingga mimpi pemanfaatan sampai anak cucu tidak hanya menjadi mimpi belaka. (bd/hf/pren/ryt/ss/dzk/rch/tk/DiskominfoPacitan)

431 1

Pak In Akhirnya Divaksin, Dinkes Pacitan Ungkap Temuan Pasca Vaksin Nafsu Makan Meningkat Akhirnya Bupati Pacitan Indartato memberikan suri tauladannya kepada masyarakat Pacitan, pagi tadi (11/02) dirinya beserta Istri Luki Indartato dan Wakilnya Yudi Sumbogo beserta Istri disuntik Vaksin Sinovac. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Kemenkes RI yang telah menerbitkan izin vaksinasi kepada masyarakat yang berusia diatas 59 tahun. “Selaku rakyat yang kebetulan menjabat kami berusaha melaksanakan program ini,” kata Pak In usai divaksin. Meski sebelum menjalani screening dirinya sempat ditolak karena belum sarapan, namun setelah itu semua proses vaksinasi dapat terlaksana tanpa kendala. “Setelah divaksin rasanya biasa-biasa saja,” ungkap dia. Menyikapi perspektif masyarakat akan program vaksinasi, Bupati menumpukan harapannya kepada seluruh perangkat desa maupun camat di seluruh Kabupaten Pacitan untuk getol melaksanakan sosialisasi. Tentu bertumpu kepada harapan Kabupaten Pacitan dan Indonesia yang bebas dari virus Corona yang hingga kini masih menjadi perhatian utama pemerintah pusat hingga wilayah. Sementara itu Plt. Kadinkes Pacitan dr. Hendra Purwaka saat mendampingi vaksinasi tersebut mengungkapkan, seluruh petugas medis yang masuk dalam kelompok lansia juga telah menjalani vaksinasi. Vaksinasi pada tahap pertama ini Dinkes Pacitan sudah berhasil menyelesaikan 87 persen dari kuota yang diberikan. Lanjut sisanya kata Hendra akan segera terselesaikan, mengingat vaksinasi pada tahap kedua dijadwalkan pada hari Sabtu nanti. Sedang untuk laporan pasca vaksinasi, hingga kini Dinkes Pacitan tidak menemukan gejala berarti. Namun Hendra mengaku ada salah satu peserta vaksinasi yang mengalami sedikit demam. “Paling banyak nafsu makan meningkat,” ungkap Hendra. (bd/hf/pren/rch/ss/dzk/rch/tk/DiskominfoPacitan).

1,417 6

Masjid Apung Berhasil Dievakuasi Pondok Tremas bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Satpol PP Kabupaten Pacitan, Club Off Road, TNI dan ratusan masyarakat bersama-sama mengevakuasi Masjid Apung Pancer Door yang terbawa arus hingga ke tengah teluk Pacitan. Menurut Juri Koordinator TRC, kejadian itu terjadi pagi tadi pukul 03:00 WIB dan langsung dilaporkan warga ke BPBD Pacitan beberapa jam kemudian. Seketika itu tim bergerak cepat guna mencegah masjid tidak semakin ke lepas pantai. “Yang pertama kita selamatkan masjid ini (membawa ke tepi pantai) baru kita kembalikan,” kata Dia, (10/02). Hingga artikel ini dirilis, kondisi Masjid Apung yang dibuat oleh Pondok Tremas 2020 tersebut telah berhasil dibawa ke tepi pantai, proses penarikan menggunakan tali sejauh 340 meter. Sementara untuk proses pemindahan Masjid Apung tersebut ke posisi awal yakni muara Sungai Grindulu, tim harus menunggu air laut pasang untuk mempermudah evakuasi. Menurut prakiraan Masjid Apung tersebut dapat terbawa arus dikarenakan telah terjadi abrasi selama hujan mengguyur beberapa hari terakhir, kondisi diperparah ketika arus sungai Grindulu besar sehingga tidak dapat menahan tali bangunan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan Masjid Apung tidak mengalami kerusakan yang berarti. (DiskominfoPacitan).

293 0

RKPD 2022; Membangun Perekonomian Untuk Pengentasan Kemiskinan Masalah kemiskinan masih mendominasi konsentrasi Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan, dalam agenda Konsultasi Publik Rencana Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, kemarin (09/02) di Ruang Transit, Kantor Bupati Pacitan. Bupati Pacitan Indartato mengaku kondisi demikian sangat dipengaruhi oleh Pandemi Covid-19, dimungkinkan masalah tersebut akan kembali meningkat karena sejalan terhadap situasi ekonomi yang terpengaruh oleh sektor pariwisata. Tidak hanya, itu Bupati juga mengungkapkan refocusing anggaran yang kembali diterapkan pemerintah pusat akan semakin mempersulit pemerintah daerah dalam menyikapi kondisi tersebut. “Segala masukan ini harus sejalan dengan Visi Misi bapak Bupati dan Wakil bupati terpilih, melalui Perbup tentang RKPD Kabupaten Pacitan bulan Mei mendatang, yang saat ini masih disusun,” kata Indartato. Sementara hasil reses anggota DPRD di sejumlah wilayah diharap Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono menjadi salah satu tolak ukur dalam menyusun RKPD tahun 2022. Meski disatu sisi Ronny begitu menyadari kondisi keuangan daerah sekarang. “Tetapi monggo kita bicarakan lagi dalam penyusunan RPJMD yang menjadi raperda Bupati dan Wakil terpilih,” ujar Ketua DPRD di kesempatan yang sama. Menganalisa pokir yang dikantongi DPRD ternyata masih tetap berkutat pada sektor infrastruktur, selebihnya menentukan konsep membangun perekonomian. Hal tersebut ujungnya akan kembali bertumpu pada konsentrasi pemda yang tengah fokus terhadap pengentasan kemiskinan. (hf/bd/pren/riy/ss/dzk/rch/tk/DiskominfoPacitan).

168 0

Hi Electrizen Untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, saat ini PLN sedang melakukan update KWH Meter Prabayar (token) Dalam proses ini, petugas PLN akan menginput kode kedalam KWH Meter dirumah (persil) pelanggan. Petugas PLN selalu mengenakan seragam serta kartu identitas @plnpacitan #plnpacitan #Pacitan #PowerBeyondGenerations #PLNMobile #PLN

572 8

PPKM Berlangsung 2 Pekan; Waktunya Desa Dan Kelurahan Totalitas Menunggu Instruksi Bupati, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro bakal diterapkan di Kabupaten Pacitan. Langkah tersebut mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 Tentang PPKM Berbasis Mikro, serta kesepakatan Video Conference antara Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama seluruh kepala daerah di Jawa Timur kemarin 08/02). Rencananya PPKM dilaksanakan sampai dengan 22 Februari 2021, atau berlangsung 14 hari. Jubir Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (STPC) Kabupaten Pacitan Rachmad Dwiyanto dalam siaran press tersebut juga mengungkap status terkini Pacitan yang berada pada zona Oranye. “Di Pacitan masih terjadi penularan virus corona dalam kategori sedang,” ujar Jubir (09/02). Secara umum konsep PPKM bersifat memaksimalkan peran RT/RW, dusun/lingkungan, desa dan kelurahan dalam penanganan kasus Covid-19, hal tersebut dinilai lebih efektif karena seluruh perangkat dapat memantau langsung kondisi dan perkembangan karena didukung kedekatan. Pembatasan sosial juga diterapkan dalam pelaksanaannya, bagi desa yang berzona merah kerumunan sebanyak 3 orang pun akan dibubarkan oleh petugas, termasuk pelaksanaan pengawasan karantina mandiri yang juga tanggung jawab pihak desa dan jajarannya. Sementara itu untuk kegiatan peribadatan di masjid tetap tidak diizinkan jika zona merah, masyarakat diimbau melakukan kegiatan beribadah di rumah masing-masing sampai zona kembali kuning atau hijau. “Kriteria zona merah adalah desa atau kelurahan tersebut mempunyai lebih dari 10 keluarga yang positif Covid-19,” kata Rachmad. Kegiatan perekonomian pun akan mendapat pengawasan, termasuk kapasitas pengunjung yang diizinkan 50 persen, memperketat penerapan protokol kesehatan. Sedang jam buka unit pertokoan kabarnya diizinkan hingga pukul 21:00. “Akses ekonomi dipastikan jalan,” pungkas Jubir. (bd/pren/riy/ss/dzk/rch/tk/DiskominfoPacitan).

522 2

Bupati Indartato Resmikan Hasil Kegiatan APBD 2020 Bupati Pacitan Indartato meresmikan penggunaan gedung, jalan serta rumah dinas dari hasil kegiatan APBD tahun 2020. Sejumlah Infrastruktur tersebut antara lain, gedung rawat inap RSUD dr. Darsono, rehab laboratorium kesehatan daerah, rehab jalan Gemaharjo-Watupatok dan rehab jalan Punung-Gondosari. Selain itu juga ada jalur pejalan kaki Pantai Srau, panggung kesenian/pertunjukan pantai, taman bacaan masyarakat (TBM) serta taman kantor kecamatan Punung. Bupati juga meresmikan lima rumah dinas Puskesmas yakni, rumah dinas Puskesmas Gondosari, rumah dinas Puskesmas Kalak, rumah dinas Puskesmas Jeruk, rumah dinas Puskesmas Ketrowonojoyo serta rumah dinas Puskesmas pembantu Ketro. “semua hasil kegiatan APBD 2020 hari ini kita resmikan dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat”, ungkap Bupati Indartato, Selasa (09/02). Peresmian hasil kegiatan APBD tahun 2020 berlangsung di halaman gedung rawat inap RSUD dr. Darsono. Fasilitas kesehatan milik rumah sakit daerah Kabupaten Pacitan itu menjadi satu diantara gedung yang diresmikan. Terdiri dari dua lantai penggunaan Lantai dasar untuk ruang ICU serta pelayanan pasien Hemodialisis (HD). Sedangkan lantai dua dipergunakan untuk Instalasi Bedah Sentral. Dengan penyempurnaan berbagai fasilitas ini bupati berharap pelayanan rumah sakit daerah semakin baik. “Alhamdulillah rumah sakit ini sudah mampu melayani pasien HD. Mudah-mudahan rakyat tetap sehat”, terang bupati. Pemerintah daerah sendiri lanjut bupati, terus berupaya meningkatkan Kemampuan serta pelayanan rumah sakit. Dengan fasilitas rumah sakit yang semakin memadai serta tenaga dokter yang cukup masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya lebih untuk berobat keluar kota. Saat ini jumlah tenaga dokter spesialis di RSUD dr. Darsono Pacitan sebanyak 32 dokter. Secara umum pelaksanaan pekerjaan fisik tahun 2020 tandas Bupati Indartato berjalan cukup baik. Meski diakuinya, ada beberapa target perencanaan yang realisasinya tidak sesuai karena dampak dari pandemi covid 19. (humas pacitan/pemkabpacitan)

236 0

Bupati dan Wakil Bupati Pacitan serta segenap jajaran perangkat daerah Kabupaten Pacitan mengucapkan: #SelamatHariPersNasional "Bangkit dari pandemi, Pacitan tangguh bersama pers sebagai akselerator perubahan" #HPN #HPN2021

PEOPLE ALSO VIEWED

Looking for the next influencer in Indonesia to work with?
Have you considered to work with the following influencers?

45.7K
678 / post
0.40 %
Indonesia Travel, Photography, Architecture, Nature & Outdoors, Technology
7.3K
-
0.10 %
Indonesia Shopping
12.5K
389 / post
4.10 %
Indonesia Photography, Architecture, Nature & Outdoors, Art
21.4K
269 / post
-
Indonesia Food, Restaurants
14K
-
4.70 %
Indonesia
1.8K
321 / post
18.20 %
Indonesia Celebrities, Technology, Film, Music & Books, Humor
12.8K
249 / post
1.40 %
Indonesia
3.3K
98 / post
-
Indonesia Architecture, Nature & Outdoors, Photography, Travel
1.5K
59 / post
2.70 %
Indonesia
16.5K
678 / post
3.60 %
Indonesia Photography, Travel, Technology
1.5K
-
0.17 %
Indonesia
32K
-
9.10 %
Indonesia
17.7K
-
9.80 %
Indonesia
1.3K
149 / post
0.11 %
Indonesia
20.8K
-
-
Indonesia