Aplikasi Terbaik untuk Mempercantik Instagram Stories

Pada akhir 2016 lalu, Instagram mencatatkan rekor baru pada salah satu fiturnya yaitu Stories. Instagram Stories memecahkan rekor pengguna terbanyak dengan 150 juta pengguna aktif harian. Hanya setahun berselang, tepatnya di penghujung 2017 Instagram Stories menyentuh angka 250 juta pengguna aktif harian.

Instagram Stories

150 juta pengguna aktif harian pada akhir 2016

 

250 juta pengguna aktif harian pada akhir 2017.

Hal ini membuat Instagram memutuskan untuk memikirkan penggunaan iklan melalui fitur tersebut. Mereka telah melampaui catatan rekor Snapchat hingga hampir tiga kali lipat sehingga tidak heran jika banyak pemasar yang kini beralih ke Instagram Stories untuk promosi yang lebih efektif.

Peluang ini tentu saja dilihat dan dimanfaatkan oleh para pengembang di luar sana dengan menciptakan aplikasi-aplikasi yang mampu mempercantik tampilan Instagram Stories para penggunanya yang saat ini sudah mencapai angka 250 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia, dan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Setidaknya ada 8 aplikasi pilihan untuk mempercantik tampilan Instagram Stories untuk meningkatkan engagement, impresi, dan juga konversi. Aplikasi-aplikasi ini cocok untuk brand yang ingin meningkatkan awareness dengan cara yang baru, dan cocok untuk influencer yang ingin menarik perhatian pengikut setianya dengan cara yang lebih menarik, dan tentu saja untuk meningkatkan penjualan dengan cara yang unik.

#1 Adobe Sparks Post

Sparks adalah aplikasi besutan Adobe yang memiliki fungsi bermacam-macam. Seperti yang sama-sama kita tahu, Adobe dikenal dengan kemampuan membuat grafik, foto, dan video menjadi lebih menarik jika ditangani oleh ahlinya.

Aplikasi Sparks dari Adobe ini sendiri terbagi ke dalam beberapa kategori sesuai fungsinya; Adobe Sparks Page untuk membuat halaman, Adobe Sparks Video untuk mempercantik video, dan Adobe Sparks Post untuk mempercantik pos. Sparks sendiri sebenarnya adalah gabungan dari 3 aplikasi sebelumnya yaitu Adobe Post, Slate, dan Voice.

Untuk konten pos, kami menyarankan Adobe Sparks Post untuk mempercantik konten pos berupa grafik dengan berbagai pilihan yang akan dimasukkan ke Stories di Instagram. Penggunaan Sparks Post hampir sama dengan Photoshop dan InDesign tetapi lebih mudah karena hanya dengan menjalankan beberapa “tap” secara online. Aplikasinya bisa diunduh secara gratis di App Store.

#2 Pocket Video

Pocket Video adalah salah satu aplikasi terbaik untuk pengguna Instagram yang lebih gemar memproduksi konten video daripada sekadar foto. Lebih jauh, aplikasi Pocket Video bisa juga digunakan untuk mengedit dan mempercantik video berdurasi panjang hingga lebih dari 10 menit, cocok untuk micro-influencer seperti vlogger yang tidak ingin ribet membawa laptop berukuran besar karena video bisa segera diedit di mana saja menggunakan perangkat Android atau iOS yang lebih fleksibel.

Pocket Video menyediakan template khusus untuk platform berbeda seperti YouTube, Facebook, Vine, Snapchat, dan juga tentu saja Instagram.

#3 Hype Type

Hype Type Animated Text Videos atau Hype Type adalah salah satu aplikasi terbaik berikutnya yang bisa digunakan untuk mempercantik “timeline” Stories di Instagram. Penggunaannya juga relatif sederhana dengan kemudahan lebih pada saat ingin menambahkan efek suara seperti lagu pada video dengan pilihan tipografi yang cukup banyak dan menarik, dan tentu saja gratis. Hype Type bisa diunduh secara gratis dan sudah tersedia untuk kedua jenis perangkat, iOS dan Android.

Tipografi yang disediakan pengembang dalam aplikasi Hype Type ini bersifat random dan cocok untuk konten yang bersifat “less word” atau hanya mengandalkan sepatah kutipan pendek karena tipografinya akan terlihat lebih hidup. Ini cocok untuk dijadikan konten pembuka pada sebuah iklan, misalnya untuk membuat judul yang menarik minat audiens untuk menantikan konten pada bagian selanjutnya.

#4 InShot

Satu lagi aplikasi terbaik untuk menghasilkan konten video yang menarik dan berbeda dari kebanyakan. InShot bahkan punya fitur khusus untuk pengguna Instagram di mana ia bisa menyesuaikan grid yang menyesuaikan bentuk kotak pada feed Instagram, garis-garis bingkai yang lucu, efek blur, dan fitur untuk menyatukan video dan foto dalam satu bingkai konten video.

Jika Instagram menyediakan beberapa efek suara pada setiap fitur barunya, InShot menyediakan efek suara tambahan yang lebih banyak dan variatif. Untuk pengguna dengan pengikut di bawah 10.000 (sebagai syarat untuk menikmati fitur khusus di Instagram Stories), InShot menyediakan fitur tersebut di antaranya penyesuaian teks dan emoji serta kecepatan pada video.

#5 PicPlayPost

Daripada membuat orang menunggu satu slide Stories selesai atau melangkahi beberapa slide tanpa sengaja (biasanya titik-titik atau bar pada Instagram Stories yang terlalu banyak cukup mengganggu), maka membuat satu slideshow singkat dalam satu postingan berdurasi pendek adalah salah satu pilihan yang bijak, menyampaikan beberapa pesan sekaligus dalam satu pos.

PicPlayPost adalah salah satu aplikasi yang cocok untuk melakukan hal tersebut tanpa mengurangi kualitas sebuah video yang sudah ada. Pengguna bisa memadukan foto, video, teks, dan animasi dalam satu bingkai konten sekaligus dengan hanya men-“tap” file-file yang ingin dijadikan sebuah slideshow.

Slideshow hanyalah salah satu fitur unggulan dari PicPlayPost. Masih banyak fitur lainnya yang juga sama bagusnya, seperti kolaborasi foto dengan saturasi gambar yang berbeda pada setiap bingkai namun tetap menyatu. Create a College adalah nama fitur tersebut.

#6 Diptic

Awalnya, Diptic adalah aplikasi kolase foto yang hanya diperuntukkan khusus untuk pengguna Mac. Aplikasi ini sempat masuk ke dalam jajaran aplikasi terbaik Pilihan Editor di App Store pada tahun 2012 karena kemudahan penggunaannya serta tampilan antarmuka yang sederhana dengan fitur yang cukup lengkap.

Kini, Diptick sudah tersedia untuk perangkat iOS, Android dan juga Windows Phone serta sudah tersedia juga di Microsoft Store. Menggunakan Diptic tidak memerlukan keahlian fotografi khusus, itulah kenapa Diptic banyak digunakan terutama oleh pengguna yang masih sangat awam untuk urusan kolase foto.

#7 VideoShop

Pertama kali membaca namanya, mungkin Videoshop akan dikira aplikasi yang juga dikeluarkan Adobe namun khusus untuk video. Tetapi, perkiraan tersebut akan salah besar. Videoshop bahkan memiliki tampilan antarmuka yang jauh berbeda—bahkan bisa dibilang tidak mirip sama sekali—dengan Photoshop.

Secara umum, fungsi dari Videoshop sama dengan aplikasi pengeditan video lainnya yang sudah dijelaskan di atas. Bedanya, kelengkapan fitur Videoshop versi mobile ini sama lengkapnya dengan pengedit video versi desktop namun sama ringannya dengan aplikasi pengedit foto standar. Barangkali hal ini yang membuat Videoshop banyak diminati, selain karena namanya mirip dengan produk Adobe, tentu saja.

#8 Filmmaker Pro

Kelebihan yang dimiliki aplikasi seperti Pocket Video, Hype Type, Videoshop dan beberapa aplikasi sejenis yang tidak disebutkan, bisa ditemukan di dalam Filmmaker Pro. Dengan Filmmaker Pro, membuat video dari potongan-potongan gambar, video, foto, GIF, teks, animasi langsung dari galeri smartphone menjadi sebuah film berkualitas tinggi akan menjadi mungkin. Hanya dengan beberapa sentuhan kreatif dari penggunanya, Filmmaker Pro akan menghasilkan sebuah video yang sama kualitasnya dengan film.

Video yang dibuat pun mendukung berbagai jenis platform seperti Vine, YouTube, dan Instagram. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk memperlihatkan sebuah mahakarya yang telah dibuat menggunakan aplikasi ini.

Tetapi, karya yang bagus seharusnya layak mendapatkan penonton yang banyak. Instagram Strories adalah salah satu wadah yang cocok untuk beriklan jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Jika masih ragu, kami sudah menjelaskan alasan mengapa Instagram Stories adalah media terbaik untuk beriklan.

Give your Opinions

Simple Share Buttons